ADVERTISEMENT

Jenderal Dudung Nyatakan Brigjen Junior Tumilaar Bergerak Tanpa Perintah

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 22 Feb 2022 15:05 WIB
TNI Angkatan Darat menggelar apel pasukan di Monumen Nasional, Jakarta, hari ini. Apel dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Dudung Abdurachman.
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Patisus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Brigjen TNI Junior Tumilaar ditahan di Rumah Tahanan Militer (RTM) Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Dia ditahan karena 'bergerak' tanpa perintah atasan.

"Dia mengatasnamakan staf khusus KSAD dan di luar kewenangannya. Setiap prajurit itu, apa pun kewenangannya, apabila melaksanakan tugas, pasti ada surat perintahnya," tegas Dudung kepada detikcom, Senin (21/2/2022).

Dudung menerangkan Tumilaar memang berstatus perwira tinggi khusus (patisus) KSAD saat ini dan patisus KSAD bukanlah sebuah jabatan.

"Yang bersangkutan jadi patisus, artinya tidak ada jabatan karena masalah kasus sebelumnya," jelas Dudung.

Sementara itu, dilansir dari Antara, Selasa (22/2), Dudung menyebut perbuatan Brigjen Junior Tumilaar sudah di luar kapasitas. Dia menegaskan kembali, Tumilaar beraksi membela rakyat, padahal itu kewenangan Babinsa dan Kodim.

"Nah, dia (Tumilaar) tanpa perintah dan mengatasnamakan Staf Khusus KSAD untuk membela rakyat. Itu bukan kapasitasnya dia sebagai satuan kewilayahan," jelas Dudung kepada wartawan hari ini.

"Seharusnya Babinsa sampai Kodim yang melakukan kegiatan tersebut, dan tentunya koordinasi dengan pemda dan aparat keamanan setempat. Dia melakukan kegiatan di luar tugas pokoknya," lanjut Dudung.

Dudung pun menegaskan Tumilaar semestinya meminta izin kepada dirinya dalam melakukan sebuah tindakan. "Staf Khusus KSAD, apabila ke luar, harus seizin KSAD, tapi dia bertindak mengatasnamakan membela rakyat, padahal bukan kewenangan yang bersangkutan," tegasnya.

Sebelumnya, beredar foto selembar surat yang disebut tulisan tangan Brigjen TNI Junior Tumilaar. Inti surat tersebut adalah permohonan Tumilaar dievakuasi ke RSPAD dari Rumah Tahanan Militer (RTM) Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

"Assalamualaikum dan salam sejahtera Bapak/Ibu semuanya, semoga Allah Yang Maha Kasih-Maha Penyayang yang bernama Yehuwa memberi berkah kepada Bapak/Ibu sekeluarga... Aammiinn. Saya Brigjen TNI Junior Tumilaar SIP.,M.M., (Pati Sus Kasad), bermohon perawatan/evakuasi ke RSPAD. Karena sakit asam lambung tinggi (GERD)," bunyi surat tersebut, seperti dilihat detikcom, kemarin.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Brigjen Tumilaar Marah Ke PT Sentul City Gegara Gusur Rumah Warga':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT