Walikota Bandung Janji Kunjungan SBY Tidak Akan Ada Sampah

Walikota Bandung Janji Kunjungan SBY Tidak Akan Ada Sampah

- detikNews
Senin, 15 Mei 2006 21:07 WIB
Jakarta - Walikota Bandung, Dada Rosada siap menyambut kedatangan rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia berjanji kunjungan SBY pada 20 Mei mendatang ini tanpa diwarnai dengan pemandangan tumpukan sampah. Dia menegaskan, dalam waktu 3 hari ke depan Kota Bandung dijamin bebas dari sampah. Padahal hingga saat ini status Bandung masih dalam keadaan darurat sampah."Saya tidak takut dengan kedatangan presiden walau sampah masih menumpuk. Tapi masa begitu," kata Dada saat jumpa pers di Gedung Pendopo Walikota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Senin (15/05/2006).Sebelumnya, Dada melakukan pembahasan sampah yang dihadiri oleh seluruh camat dan lurah serta stakeholder.Ia mengaku hingga saat ini Bandung telah memiliki tempat pembuangan sampah sementara yang cukup luas. Tempat pembuangan sampah sementara ini diperkirakan cukup menampung seluruh tumpukan sampah yang menggunung di Bandung.Dada percaya diri atas kebersihan Kota Bandung. Dia siap bekerja keras agar sampah tidak menumpuk lagi. Beberapa alternatif pembuangan sampah sementara juga terdapat di Kabupaten Garut, Sumedang dan Garut.Dalam waktu dekat ini, pihak Pemerintahan Kota Bandung juga telah memiliki sejumpah tempat pembuangan akhir dengan luas sekitar 10 hektar. Lahan ini rencananya akan dibangun sebuah pabrik pengelolaan sampah menjadi kompos dan energi listrik. Selain itu, juga akan dijadikan sebagai lahan penghijauan. Diperkirakan proses pembangunan pabrik pengelolaan sampah ini akan selesai hingga akhir tahun ini."Kita memang kesulitan dalam mencari lahan yang kosong," ungkapnya. Ia meminta agar warga Bandung turut serta dalam menyelesaikan permasalan sampah. Dengan cara mengurangi beban produksi sampah hasil dari rumah tangga. Permasalahan sampah di Bandung tidak akan selesai jika tanpa ada keterlibatan dari pihak masyarakat.Dada Rosada menyayangkan dengan adanya pernyataan dari Menristek Kusmayanto Kadiman sewaktu mengunjungi Bosccha beberapa pekan yang lalu di Lembang, Bandung.Kusmayanto menduga tidak beresnya pengelolaan sampah di Bandung terkait dengan adanya dugaan korupsi di tubuh PD Kebersihan Kota Bandung. "Tidak benar itu. Tidak ada korupsi. Menristek telah minta maaf," ungkap Dada. (atq/)


Berita Terkait