ADVERTISEMENT

Sosok dan Jejak Hercules di Tanah Abang, Kini Tenaga Ahli Pasar Jaya

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 22 Feb 2022 10:08 WIB
Hercules Dituntut 3 Tahun Penjara 

Hercules Rosario Marshal menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (27/2/2019). Hercules dituntut 3 tahun penjara. Sebelum menangkap Hercule, polisi terlebih dahulu menangkap puluhan anah buah Hercules terkait perkara penguasaan lahan dan perusakan bangunan milik PT Nila Alam.

Hercules didakwa menyuruh serta melakukan tindak kekerasan dan ancaman dalam memasuki ruangan atau pekarangan milik orang lain tanpa izin. Lahan tersebut berada di Jalan Daan Mogot KM 18, Kalideres,Jakarta Barat dan dimiliki oleh PT Nila Alam.

Dalam perkara itu, Hercules didakwa dengan Pasal 170 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dan Pasal 167 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Hercules Rosario Marshal (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov DKI Perumda Pasar Jaya mengangkat Rosario de Marshall atau Hercules jadi tenaga ahli. Hercules disebut sudah melalui tahapan fit and proper test untuk jadi tenaga ahli.

Hercules dikenal sebagai preman dan 'penguasa' Jakarta dari balik layar. Dulu, Hercules bersama teman-temannya dari Timor Timur mulai membangun daerah kekuasaannya di Tanah Abang.

Dari kelompok kecil, kemudian Hercules membawahi sekitar 17 ribu orang 'pasukannya' yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.

detikcom pernah mewawancarai Hercules pada 2012. Dia berbagi cerita soal kehidupan dirinya.

Dapat Penghargaan Bintang Seroja atau Satyalancana Seroja

Penghargaan tersebut diberikan kepada Polri, TNI, atau warga sipil yang dianggap berjasa dalam Operasi Seroja di Timor Timur. Operasi itu disebut operasi militer terbesar yang pernah dilakukan oleh Indonesia.

"Saya penerima penghargaan Seroja dari pemerintah," kata Hercules saat berbincang dengan detikcom di Jalan Kemanggisan, Jakarta Barat, Minggu (26/2/2012).

Perjuangannya di Timor Timur membuat Hercules dekat dengan sejumlah tokoh nasional, termasuk Prabowo Subianto. Prabowo juga yang mengangkat Operasi Seroja dalam karir militernya.

Hercules merasa dekat secara emosional dengan Prabowo karena Operasi Seroja. Karena ikut dalam Operasi Seroja, Hercules kehilangan tangannya. Setelah itu, dia memutuskan merantau ke Jakarta pada 1987.

"Jadi bukan hanya Prabowo. Tidak ada hubungannya dengan yang lain selain emosional," terangnya.

Bangun Kekuatan di Tanah Abang

Hercules menceritakan dia sempat tinggal di Hamkam Seroja dan mendapat pelatihan. Setelahnya dia memutuskan ke Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dia menceritakan, kala itu merebut zona hitam di Tanah Abang. Hercules menceritakan momen mencekam di Tanah Abang.

"Saya merebut daerah hitam dan di situ pertarungan sengit. Hampir tiap malam ada orang mati. Sekarang teman-teman saya sudah balik semua ke Timor Timur," kata Hercules.

Simak Video: Hercules Jadi Tenaga Ahli di BUMD DKI

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT