Polisi Periksa 10 Saksi Terkait Mayat Wanita Dalam Karung di Jambi

Ferdi Almunanda - detikNews
Selasa, 22 Feb 2022 00:48 WIB
The dead womans body. Focus on hand
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Artem_Furman)
Bungo -

Polisi masih menyelidiki kasus penemuan mayat wanita dalam karung di Kabupaten Bungo, Jambi. Kini sudah 10 orang saksi yang diperiksa.

"Sejauh ini ada 10 orang saksi yang sudah kita periksa, saksi itu baik dari pihak dalam dan luar. Pemeriksaan saksi ini untuk melengkapi bukti-bukti kita untuk mengungkap penemuan mayat wanita terbungkus karung ini," kata Kapolres Bungo Jambi, AKBP Guntur Saputro kepada detikcom, Senin (21/2/2022).

Saat ini polisi juga masih melakukan pemeriksaan autopsi dari mayat wanita itu. Dari hasil autopsi sementara, polisi menemukan beberapa tanda-tanda kekerasan di dalam tubuh korban.

Tanda kekerasan itu baik berupa luka pukul di kepala, luka di bagian badan, dan luka sayat di bagian mata hingga kebagian leher. Luka-luka itu diduga sebagai bentuk penganiayaan berat terhadap korban hingga tewas.

"Jadi kalau kita lihat ini, tidak ada organ tubuh korban yang terpisah. Semua masih kondisi utuh, walau kondisi mayat sudah membusuk, tetapi tidak ada yang terpisah seperti di mutilasi gitu. Cuman hasil autopsi sementara, banyak luka yang dialami tubuh korban ini, sepertinya korban dianiaya berat hingga tewas dan dibuang ke rawa," ujar Guntur.

Polisi menduga wanita yang tewas itu bernama Intan Sari, warga Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo, Jambi. Dugaan itu diperkuat dari keterangan beberapa saksi dan warga.

"Tetapi ini belum bisa kita pastikan juga kan. Apalagi kondisi tubuhnya itu juga sudah rusak akibat telah membusuk kan, namun yang jelas itu tentu sebagai tambahan bukti-bukti bagi kita. Insyallah secepatnya kita bisa ungkap kasus ini," ujar Guntur.

Sebelumnya, mayat itu pertama kali ditemukan oleh warga pada Minggu sore (20/2) sekitar pukul 16.30 Wib. Mayat itu ditemukan warga di Desa Jujuhan, Kabupaten Bungo Jambi.

Penemuan itu pertama kali ketika warga melihat adanya kaki manusia di dalam rawa. Warga kemudian lapor polisi dan mengevakuasi mayat itu yang ikut tertimbun lumpur.

(isa/isa)