BNNP Aceh Usut Dugaan Pencucian Uang Narkoba di Bisnis Mobil Mewah Bekas

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 21 Feb 2022 13:02 WIB
Ilustrasi narkoba/ ilustrasi sabu, ilustrasi barang bukti sabu
Ilustrasi Narkoba (Ari/detikcom)
Banda Aceh -

BNN Provinsi Aceh tengah menyelidiki dugaan pencucian uang penjualan narkoba di bisnis mobil bekas. Penyelidikan dilakukan setelah petugas banyak mendapat info dari masyarakat.

"Kami mulai mengusut indikasi tindak pidana pencucian uang narkoba di bisnis jual-beli mobil bekas," kata Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Aceh Kombes Mirwazi, Senin (21/2/2022).

Mirwazi mengatakan BNNP Aceh selama ini banyak mendapat laporan terkait dugaan uang hasil penjualan sabu dipakai untuk membeli mobil bekas. Mobil itu kemudian dijual kembali.

"Ada kecurigaan di beberapa tempat penjualan mobil bekas, mobil mereka beli terus bertambah, tetapi tidak laku dijual kembali. Mobil yang bertambah tersebut jenis kendaraan mewah pula," jelas Mirwazi.

"Tidak tertutup kemungkinan, informasi disampaikan masyarakat benar adanya. Apalagi saat ini peredaran narkoba di Aceh sudah mengkhawatirkan, di mana peredaran sabu yang diungkapkan selama ini dalam jumlah banyak," lanjutnya.

Mirwazi menjelaskan, penyelidikan tersebut dilakukan untuk memutuskan mata rantai peredaran narkoba. Selain itu, penyelidikan dilakukan untuk memutuskan agar uang hasil penjualan sabu tidak dipakai untuk bisnis lain.

"Kami mengajak masyarakat melaporkan jika mendapat informasi adanya dugaan tindak pidana pencucian uang dari hasil penjualan narkoba," jelas Mirwazi.

(agse/knv)