Bantu Gunawan, Wahyudin Tergiur Wartel dan Rumah Bilyar
Senin, 15 Mei 2006 14:41 WIB
Jakarta - Kaburnya Gunawan Santoso dari LP Narkotika Cipinang tentunya tidak gratis. Selain dijanjikan uang Rp 2,5 juta, Wahyudin sipir yang membantu pelarian itu juga dijanjikan akan dibuatkan wartel dan rumah bilyar."Imbalan yang diberikan Gunawan Rp 2,5 juta. Gunawan juga menjanjikan wartel dan rumah bilyar jika dia berhasil lolos," jelas Kapolri Jenderal Pol Sutanto dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, di Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (15/5/2006).Kapolri menjelaskan, bentuk bantuan yang diberikan Wahyudin akan membuatkan kunci duplikat. Wahyudin membuat kunci duplikat di sebuah pembuat kunci di emperan Hero Swalayan, Jakarta Timur dengan harga Rp 6.000.Saat ini, menurut Kapolri, guna menangkap kembali pelarian Gunawan, polisi melakukan berbagai langkah. Salah satunya membentuk tim khusus dari Bareskrim Mabes Polri yang dibantu aparat Polda Metro Jaya."Kita juga minta bantuan imigrasi untuk mencegah Gunawan kabur ke luar negeri," tegas Kapolri.Nama Wahyudin mencuat berbarengan dengan kaburnya pembunuh bos PT Asaba Boedyharto Angsono, Gunawan Santoso pada 5 Mei lalu. Wahyudin membantu Gunawan kabur dengan cara membuatkan kunci duplikat.
(zal/)











































