Tolak Temui KPI, SBY Arogan

Tolak Temui KPI, SBY Arogan

- detikNews
Senin, 15 Mei 2006 14:24 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus mendapat kecaman terkait penolakan menerima Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Anggota Komisi I DPR Effendy Choirie menilai SBY arogan jika benar menolak KPI."Apapun alasannya kalau ia menolak itu menunjukkan arogansi presiden dan lembaga kepresidenan. Kita sangat menyesalkan jika benar presiden tidak mau menerima KPI," kata Gus Choi, panggilan akrab Effendy.Gus Choi menyampaikan pendapat itu saat ditemui detikcom di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Senin (15/5/2006).Gus Choi menjelaskan, KPI merupakan bagian dari institusi quasi negara yang pembentukannya berdasarkan UU. Selain itu, proses pembentukannya juga melalui fit and proper test DPR dan ditandatangani oleh DPR.Dengan posisi itu, sepatutnya presiden menerima KPI untuk menyampaikan informasi atau berkoordinasi terkait masalah penyiaran. Presiden harus mengetahui kerja dan perkembangan penyiaran, apalagi sekarang ada masalah antara KPI dan Depkominfo."Ketidaksediaan presiden menerima KPI atau tokoh-tokoh itu akan merugikan dirinya sendiri," tandas Gus Choi.Politisi PKB itu meminta SBY agar dapat menerima semua kelompok yang ingin menemuinya. Ia mengingatkan posisi SBY saat ini adalah berkah dari keterbukaan yang diperjuangkan melalui reformasi."Kalau alasan sibuk, namanya presiden pasti sibuk. Tapi ya dicarikan waktulah, kalau tidak bisa sekarang ya besok. Nggak bisa besok ya minggu depan. Jangan hanya pengemplang BLBI dan konglomerat hitam yang diterima," sindir Gus Choi.Wakil Ketua KPI Pusat S Sinansari Encip pada Jumat 12 Mei mengatakan, sudah tiga kali mengirim permohonan bertemu SBY, namun tidak satu pun surat yang mendapat tanggapan jelas. (iy/)



Berita Terkait