Pengungsi Merapi di Umbulharjo Diserang Sakit Mata
Senin, 15 Mei 2006 13:21 WIB
Sleman - Penyakit mata tengah menyerang pengungsi yang berada di balai desa Umbulhardjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Puluhan pengungsi saat ini terserang penyakit mata yang diakibatkan tertular oleh warga lain. Penularan sakit mata ini cukup cepat. Maklum, di balai desa ini ada sekitar 700 pengungsi memenuhi balai desa hingga meluber. Sehingga, bila ada satu-dua orang terkena penyakit mata, dengan mudah menular ke warga lainnya.Lurah Umbulharjo, Bejo Mulyo menjelaskan warga yang terkena penyalit mata saat ini sudah ditangani oleh tim kesehatan dari Puskesmas Cangkringan. "Kendala kesehatan ini sangat mengganggu warga. Saat ini tim kesehatan sudah menanganinya," kata Bejo Mulyo kepada detikcom di balai desa Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Senin (15/5/2006). Di balai desa ini awalnya ada 170 orang pengungsi. Namun setelah status Merapi dinaikkan menjadi awas, jumlah pengungsi melonjak menjadi 700 orang. Mereka berasal dari Dusun Pelemsari, Kinahrejo, dan Gambretan.Sebagian pengungsi mengaku sudah tidak betah tinggal di pengungsian dan berkeinginan kembali ke rumah. Mereka ingin segera melakukan aktivitas seperti biasa, mencari rumput ke hutan, memeras susu sapi perah dan menjaga harta bendanya. Namun, mereka dilarang oleh sejumlah aparat desa dan para pemuda yang berjaga-jaga di sejumlah jalan masuk desa.
(jon/)











































