Diduga Ada Prostitusi, Griya Pijat di Palembang Terancam Dicabut Izinnya

Prima Syahbana - detikNews
Minggu, 20 Feb 2022 01:20 WIB
Total 11 orang diamankan dalam razia salah satu tempat Spa di Jalan Merdeka, Palembang, Sumsel, Rabu (16/2/2022).
Foto: Total 11 orang diamankan dalam razia salah satu tempat Spa di Jalan Merdeka, Palembang, Sumsel. (Dok. Istimewa)
Palembang -

Praktik dugaan prostitusi ditemukan di sebuah griya pijat atau spa berlokasi di Jalan Merdeka, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Pemkot Palembang mempertimbangkan mencabut izin operasional spa itu.

"Kita akan pelajari keberadaan spa tersebut, sesuai tidak antara operasional yang dilakukan dengan peruntukan dalam aturan yang kita berikan," kata Sekda Pemkot Palembang, Ratu Dewa, ketika dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (19/2/2022).

Pemkot Palembang mempertimbangkan mencabut izin operasional tempat spa, yang beralamat dekat Kantor Wali Kota Palembang itu. Pemkot akan berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Palembang.

"(Pencabutan Izin Operasional) Nanti dipelajari dulu oleh DPMPTSP," ungkap Dewa, ketika ditanya terkait tindak lanjut izin operasional Spa tersebut.

Sebelumnya, salah satu griya pijat atau spa yang berlokasi di Jalan Merdeka, Palembang, Sumsel dirazia Polisi. Di sana, ditemukan praktik pornografi yang mengarah ke prostitusi dan mengamankan total 11 orang dari spa itu.

"Iya benar, sudah kita lakukan razia di spa tersebut, Rabu (16/2) malam," kata Kapolrestabes Palembang Kombes Mokhamad Ngajib kepada wartawan, Jumat (18/2).

Ngajib memaparkan 4 dari 11 orang yang diamankan merupakan pelanggan. Sedangkan tujuh orang lainnya merupakan terapis.

Polisi akan memanggil pemilik spa tersebut untuk ditanyakan seputar kegiatan-kegiatan di tempat usahanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan saat razia dilakukan, polisi memergoki dugaan prostitusi.

Sebab, kondisi pria yang sedang dipijat telanjang. Dugaan prostitusi itu ditemukan di empat kamar berbeda.

"Iya begitulah hasil dari razia tersebut. Ditemukan praktik pornografi dan pornoaksi yang mengarah ke prostitusi," imbuhnya.

Sebelum dirazia, video aktivitas yang diduga terjadi di spa tersebut tersebar di media sosial. Terlihat ada promosi spa dan memperlihatkan si terapis berpakaian baju seksi.

(jbr/jbr)