Sopir Taksi Bandung Hancurkan Bluebird Lagi
Senin, 15 Mei 2006 13:00 WIB
Bandung - Perseteruan antara taksi Bluebird dengan armada taksi yang lebih dulu menguasai Bandung, masih saja panas. Satu unit taksi Bluebird lagi-lagi dirusak dan dijungkirbalikkan oleh para pengemudi taksi di depan Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (15/5/2006).Armada Bluebird nopol D 1977 EA itu pun rusak parah. Bodinya penyok karena ditendangi para sopir armada pesaing. Kaca-kaca juga pecah berhamburan. Aksi pengrusakan ini terjadi ketika 200-an sopir taksi non-Bluebird dalam perjalanan untuk berdemo ke Pemkot Bandung di Jalan Aceh, sekitar pukul 09.00 WIB. Nah, saat itulah melintas Bluebird yang dikemudikan Ahmad Rizal yang tengah mengangkut penumpang di depan PN Bandung.Para pendemo langsung menghentikan sang musuh. Ahmad Rizal disuruh turun dan langsung dihujani bogem mentah. Untunglah ada pengendara motor yang buru-buru membawa lari Ahmad Rizal. Setelah Rizal pergi, taksi biru yang telah ditinggal penumpangnya itu pun diamuk.Kejadian ini berawal ketika ratusan taksi di Bandung berdemo ke Pemkot Bandung, Jalan Aceh. Para pengemudi taksi marah ketika melihat Bluebird melintas. Pengemudi taksi Bluebird, Ahmad Rizal, kena bogem mentah. Setelah puas, para sopir lalu melanjutkan perjalanan menuju lokasi demonstrasi bersama armada mereka."Kasus itu sudah saya laporkan ke Polwiltabes Kota Bandung. Sekarang semua armada taksi kami libur dulu," kata Humas Bluebird Teguh Wijayanto pada detikcom.Armada Bluebird yang terpaksa libur hari ini ada 100 unit. "Kasihan mereka karena penghasilannya berkurang karena tidak bisa narik," kata Teguh.Masih ada armada Bluebird lainnya yang jadi korban kemarahan para pesaing. Sebuah armada bernopol D 1939 EA dicegat di Jalan Dewi Sartika. Surat-surat taksi itu dirampas. Namun belum jelas siapa pelaku perampasan itu.Sementara itu aksi 200-an pengendara taksi, antara lain Gemah Ripah, Kota Kembang dan Bandung Metropolitan, masih berlangsung di area Pemkot dan DPRD Bandung. Para pendemo tergabung dalam Gerakan Solidaritas Pengemudi Indonesia (GSPI).Akibat aksi ini, polisi terpaksa menutup Jalan Aceh. Polwitabes Bandung menjaga ketat aksi ini dengan menurunkan 200 personel.Para pendemo ini menuntut agar hasil audiensi tanggal 13 April 2006 mengenai kesepakatan bersama antara GSPI dan Bluebird menjadi keputusan yang berketetapan hukum.
(nrl/)











































