ADVERTISEMENT

BPBD DKI Siapkan Antisipasi Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

Antara News - detikNews
Sabtu, 19 Feb 2022 05:01 WIB
BMKG menyatakan wilayah Indonesia saat ini memasuki masa pancaroba. Awan gelap pun tampak menyelimuti langit Kota Jakarta hari ini.
Ilustrasi cuaca ekstrem (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi adanya cuaca ekstrem di Jakarta pada 17-23 Februari 2022. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyebut langkah antisipatif pertama yang dilakukan adalah penyebarluasan informasi dini mengenai peringatan cuaca dari BMKG dan status siaga mulai dari 3, 2, hingga 1.

"Penyebarluasan informasi ini kepada masyarakat, aparat daerah yang mungkin terdampak, sampai pada SKPD terkait, baik melalui SMS blast maupun kanal-kanal media sosial Pemda DKI," kata Isnawa, dalam pesan singkatnya di Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (19/2/2022).

Langkah antisipatif kedua, adalah pendistribusian sarana dan prasarana penanganan banjir seperti perahu, ring buoys (pelampung cincin), jaket pelampung, dan lain sebagainya. Kemudian, berdasarkan Instruksi Gubernur DKI Nomor 59 Tahun 2021 tentang Antisipasi Ancaman Banjir dan Angin Kencang pada Masa Pandemi COVID-19, perangkat daerah DKI sejak Desember 2021, melakukan beberapa kegiatan antisipasi sesuai dengan tupoksi masing-masing.

"Karenanya, koordinasi dengan tiap perangkat daerah untuk mengantisipasi dengan cepat bila terjadi banjir atau genangan sebagai langkah antisipatif selanjutnya," ucapnya.

Langkah antisipatif berikutnya adalah melakukan pengecekan sarana-sarana dan prasana penanganan banjir maupun lokasi pengungsian di kelurahan-kelurahan terutama yang terkategori wilayah langganan banjir.

"Langkah antisipatif terakhir untuk menghadapi prediksi cuaca ekstrem, adalah mempersiapkan pendistribusian Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lima wilayah kota untuk membantu penanganan dan koordinasi saat terjadi bencana," ujarnya.

Jika terjadi banjir, genangan, atau kejadian darurat lainnya, Isnawa menambahkan pihaknya berkoordinasi untuk penyediaan logistik untuk dukungan pada pengungsi dengan nantinya para walikota dan bupati di lima wilayah menjadi koordinatornya.

"Jika terjadi banjir, genangan, atau kejadian darurat lainnya juga, masyarakat atau aparat daerah diharapkan segera menghubungi nomor telepon 112 yang bersiaga 24 jam dan bebas pulsa," tutur dia.

Simak Video 'BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT