Berakhir Damai, Ini Awal Mula Viral Polisi di Kudus Lempar Helm ke Sopir Truk

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 17 Feb 2022 18:42 WIB
Perdamaian antara polisi dan pengemudi truk di Kudus dalam insiden pelemparan helm, Kamis (17/2/2022).
Sopir truk berdamai dengan polisi. (Dok. Polres Kudus)
Jakarta -

Video berdurasi 12 detik berisi seorang polisi melemparkan helm ke sopir truk di Kudus, Jawa Tengah, beredar di media sosial. Polres Kudus meminta maaf dan peristiwa itu berakhir damai.

Seperti dilansir detikJateng, Kamis (17/2/2022), rekaman itu memperlihatkan polisi yang tengah menghentikan sebuah truk yang sedang berjalan pelan. Namun tiba-tiba salah satu polisi melemparkan helm ke sopir tersebut.

Helm yang dilemparkan itu pun kemudian terpental dan jatuh di jalan. Sedangkan perekam video terdengar sedang terkena marah dari seseorang.

Penasihat hukum Aliansi Gabungan Pengemudi Bersama Indonesia Bersatu Kabupaten Kudus, Slamet Riyadi, membenarkan insiden tersebut terjadi di Kudus.

Peristiwa itu terjadi saat sejumlah sopir truk akan menggelar audiensi tentang kendaraan overdimension dan overload (ODOL) di Kantor Dishub Kudus.

"Audiensi ke Dishub tetapi di tengah perjalanan itu ada insiden dengan anggota Polres Kudus, dari Lantas, tidak tahu kenapa dilempar dengan helm sehingga mengenai pelipis kiri," ujar Slamet saat dimintai konfirmasi detikJateng.

Slamet tidak mengetahui pasti alasan oknum polisi itu melempar helm. Akibatnya, sopir diketahui bernama Slamet Riyanto mengalami luka di pelipis bagian kiri.

"Kemudian ini kita bawa ke rumah sakit, dari hasil memang tunggu juga hasil visum, dan iktikad baik dari Polres Kudus seperti apa," ucap Slamet.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Kudus AKP Galuh Pandu Pandega dalam keterangannya menyampaikan maaf kepada sopir truk atas insiden tersebut. Menurutnya, kedua pihak saat ini sudah berdamai.

"Menyampaikan dengan insiden tadi saat pengamanan dari rekan sopir truk, ada insiden anggota kami kepada Mas Slamet," jelas Pandu dalam keterangan video kepada wartawan.

"Pada kesempatan ini, kami menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan, khususnya kepada Mas Slamet, yang tadi pagi mendapatkan insiden dari anggota kami," pungkas dia.

Simak juga 'Polisi Buru Penjual Minyak Goreng Palsu di Kudus':

[Gambas:Video 20detik]



(rfs/rfs)