Flu Burung di Kabupaten Karo Masih Probable
Senin, 15 Mei 2006 00:27 WIB
Medan - Enam orang tewas setelah diduga terjangkit flu burung di Kabupaten Karo, Sumatera utara (Sumut). Namun hingga Minggu (14/5/2006), status keenam kasus tersebut masih probable.Probable berarti positif dalam uji serologi namun belum dibandingkan dengan konfirmasi dari laboratorium Hongkong. Empat dari lima spesimen korban suspect flu burung yang dinyatakan probable, kemungkinan positif."Kemungkinan dalam tiga hari ke depan baru dapat diumumkan. Masih menunggu konfirmasi hasil pemeriksaan dari Hongkong," kata papar Eddy Syofian, Kepala Badan Informasi dan Komunikasi (Infokom), Sumut, di Kantor Gubernur Sumut, Jl Diponegoro Medan, Minggu (14/5/2006) sore.Lanjut Eddy, belum dapat ditentukan sumber penularan pasti, tetapi diduga dari satu sumber yang sama. Selain itu, belum dapat diketahui adanya penularan antar manusia. Untuk itu, perlu terus dilakukan pengamatan secara terus menerus.Dinas Kesehatan Sumut telah melakukan pengambilan darah dan usap tenggorokan kepada 59 orang. Mereka adalah 5 orang perawat RS Elisabeth, 2 pasien suspect, masyarakat di Desa Kubu Simbelang, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo, serta tenaga medis di RS Kabanjahe, Klinik G Mandala, Klinik Melva, RS Ester, dan RSUP Adam Malik, Medan.Disebutkan Eddy, data dari Posko KLB Dirjen P2PL Depkes, Jakarta, hingga 13 Mei 2006, terdapat 158 kasus flu burung di Indonesia, 35 kasus confirm atau positif WHO (26 meninggal), 19 kasus probable atau menunggu confirm WHO (9 meninggal), 103 kasus suspect (36 meninggal), dan 356 kasus bukan flu burung.Dari jumlah tersebut, propinsi yang dinyatakan confirm yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Lampung. Sedangkan yang probable, Jawa Timur, Sumut dan Sulsel, sementara yang suspect Yogyakarta, Kaltim, Sumsel, dan Riau.
(fay/)











































