Mulai Hari Ini! Karantina 3 Hari dari LN Berlaku bagi yang Sudah Booster

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 16 Feb 2022 13:18 WIB
Pasien Omicron lolos karantina di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Utara sempat bikin geger. Bagaimana fakta terbarunya saat ini?
Foto Ilustrasi Corona (Getty Images/iStockphoto/Teka77)
Jakarta -

Pemerintah memangkas masa karantina bagi pelaku perjalanan dari luar negeri menjadi tiga hari mulai hari ini. Syaratnya adalah pelaku perjalanan dari luar negeri wajib sudah mandapat vaksin booster. Bagi yang belum, syarat karantina yang berlaku tetap 5-7 hari.

Sebagaimana diketahui, awalnya rencana pemangkasan masa karantina ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Ia menegaskan karantina tiga hari tersebut hanya diperuntukkan bagi PPLN, baik WNA maupun WNI, yang sudah menerima vaksin COVID-19 booster atau dosis lanjutan.

"PPLN baik WNA dan WNI yang telah melakukan booster lama karantina dapat berkurang menjadi tiga hari dengan syarat di antaranya tetap melakukan entry dan exit test PCR," ujarnya dalam konferensi pers virtual terkait PPKM, Senin (14/2/2022).

Hari ini, per 16 Februari 2022, pemerintah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi. Aturan terkait pemangkasan masa karantina menjadi tiga hari bagi PPLN yang sudah vaksin dosis ketiga (booster) diatur di poin e angka iii. Begini bunyi aturannya:

e. Pada saat kedatangan, dilakukan tes ulang RT-PCR bagi pelaku perjalanan luar negeri dan diwajibkan menjalani karantina terpusat dengan ketentuan sebagai berikut:
i. Karantina selama 7 x 24 jam bagi pelaku perjalanan luar negeri yang telah menerima vaksin dosis pertama;
ii. Karantina selama 5 x 24 jam bagi pelaku perjalanan luar negeri yang telah menerima vaksin dosis kedua;
iii. Karantina selama 3 x 24 jam bagi pelaku perjalanan luar negeri yang telah menerima vaksin dosis ketiga; atau
iv. Bagi pelaku perjalanan luar negeri usia di bawah 18 tahun atau yang berusia di bawah 18 tahun dan membutuhkan
perlindungan khusus, maka durasi karantina mengikuti ketentuan yang diberlakukan kepada orangtua atau pengasuh/pendamping perjalanannya.