Waspada Ala Warga Lereng Merapi
Sabtu, 13 Mei 2006 21:58 WIB
Yogyakarta - Gunung Merapi terus menunjukkan aktifitasnya. Gempa guguran dan awas panas pun terus meluncur dari perut Merapi. Untuk mengamati semua itu warga pun membangun posko sendiri untuk jaga-jaga siapa tahu Merapi meletus.Posko semacam ini bisa anda temui di Dusun Turgo, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Dusun Kemiri di Kebu, Dusun Ngandong, Dusun Tritis, dan Dusun Ngepring di Desa Girikerto serta Dusun Ngangring Tunggul Arum, Dusun Telatar dan Dusun Gondo Arum di Desa Wonokerto.warga membangun pos yang rata-rata tingginya mencapai 10 meter. Pos semacam ini dibangun sejak 3 bulan yang lalu. Warga membuat pos pengamatan dengan bambu, dan bahkan ada pula yang menggunakan bahan baku semen atau beton.Untuk komunikasi masing-masing Kepala Dusun diberi fasilitas oleh aparat kecamatan berupa Handi Talkie, serta di titik tertentu dipasang pengeras suara. Tak lupa kentongan pun tetap jadi alat komunikasi yang masih diandalkan warga.Salah seorang relawan Satlak Penanggulangan Bencana Sumardjo mengatakan pihaknya tetap menyiagakan mobil di sekitar dusun bila dilakukan evakuasi mendadak."Untuk warga juga melakukan siskamling mumpung saat ini cerah, kita bisa mengamati secara langsung perkembangan Merapi secara langsung maupun mendengarkan laporan dari pemerintah. Dan tim Satlak berjaga di posko masing-masing," ujarnya kepada detikcom di Dusun Ngandong, Sabtu (13/5/2006).Jumlah pengungsi di Desa Girikerto saat ini mencapai 452 orang. Di Desa Wonokerto jumlah pengungsi mencapai sekitar 300 orang.
(ddn/)











































