Pengungsi Sleman Capai 4.152 Jiwa
Sabtu, 13 Mei 2006 18:15 WIB
Sleman - Barak-barak pengungsian di Sleman semakin padat. Tercatat jumlah pengungsi yang sudah berada di Sleman mencapai 4.152 jiwa. Data tersebut diperoleh dari Posko Utama SatlakPenanggulangan Bencana Sleman per pukul 16.00 WIB, Sabtu (13/5/2006). Atau sudah meningkat hampir 100 persen sejak pukul 12.45 WIB.Dari pantauan detikcom barak pengungsian di Kecamatan Pakem, Sleman, tampaknya sudah siap untuk menerima pengungsi dari daerah. Karena di tempat pengungsian itu, sudah tersedia air bersih dan dapur umum. Bahkan warga sudah mulai beraktivitas untuk memasak makanan di dapur umum. Bantuan pun sudah mulai mengalir ke barak pengungsian ini. Aliran bantuan dari Pemda maupun LSM, seperti bahan makanan dan bantuan konseling sudah mulai berjalan.Kepuasan pun terpancar dari salah seorang pengungsi ketika tiba di pengungsian. Menurut Suharyadi (33), warga Kering Tujuh, Kecamatan Pakem, dirinya merasa puas ketika berada di barak pengungsian ini. Karena sudah disediakan tikar dan selimut untuk tidur.Suharyadi mengaku proses evakuasi berlangsung lancar dan cepat. "Begitu sirine dibunyikan, warga langusng keluar rumah dan mencari tempat-tempat yang menjadi titik penjemputan," jelasnya.Namun tak beberapa lama, ada sejumlah pengungsi yang ingin kembali ke rumahnya masing-masing. Bukannya tidak betah di pengungsian, tapi mereka ingin mengambil pakaian yang tertinggal di rumahnya. Hal ini karena mereka tidak sempat membawa perlengkapan saat proses evakuasi dilangsungkan.Tidak hanya kesiapan dalam hal fasilitas, barak pengungsian ini juga telah siap untuk menggelar festival merapi. Namun acara yang diusulkan Wapres Jusuf Kalla ini, hanyalah bentuk spontanitas dari warga untuk mengusir kejenuhan. Mereka secara spontan menggelar pentas seni seperti campur sari.
(ary/)











































