11 Penggali Pasir Korban Longsor Cipatat Belum Ditemukan

11 Penggali Pasir Korban Longsor Cipatat Belum Ditemukan

- detikNews
Sabtu, 13 Mei 2006 16:59 WIB
Bandung - Hingga pukul 16.30 WIB, Sabtu (13/2006), belum satu pun korban longsoran pasir di Desa Nyalindu, Cipatat, Bandung, ditemukan. Padahal sudah 7,5 jam tim evakuasi berkutat mencari 11 korban yang tertimbun tersebut.Saat ini penggalian tidak hanya menggunakan alat berat, tapi juga alat tradisional seperti cangkul dan sekop.Sebab, tim evakusi yang dibantu warga setempat juga harus menggali alat berat penggali pasir yang ikut tertimbun. Saat evakuasi, sempat terjadi dua kali longsoran kecil, namun tidak berbahaya.Dari pantauan, luas lokasi galian yang longsor diameternya mencapai 50 meter dengan ketinggian 15 meter.Proses evakuasi diperkirakan akan berlangsung lebih dari 1 hari karena timbunan pasir mencapai ratusan meter kubik.Dari cerita korban selamat Toni D suryadi (36), kakak kandung Amun yang kini masih tertimbun, kejadian longsor pada pukul 09.00 WIB itu berlangsung cepat sekali. Sebelum longsoran besar, sempat terjadi longsoran kecil.Saat itu penggali sempat diminta menghindar dari lokasi. Namun belum sempat menghindar, kurang dari 5 menit terjadi longsoran besar yang menimbun 11 penggali pasir.Salah KelolaWakapolres Cimahi Kompol Asep Ahdyatna mengatakan, saat ini pihaknya masih terus menyelidiki peristiwa tersebut. Pemeriksaan terhadap saksi, termasuk penanggung jawab teknis dan pemilik galian pasir, berlangsung di Polres Cimahi.Saksi yang diperiksa sekitar 6 orang dan polisi masih terus melengkapi keterangan mereka. Korban yang selamat juga sempat dimintai keterangan."Ini termasuk galian pasir berizin. Namun dari pengelolaannya yang tidak benar. Yang paling penting saat ini mencari korban, penyidikan setelah proses evakuasi," kata Asep. (umi/)


Berita Terkait