Wakil Bupati Bandung:
Longsor di Cipatat Musibah
Sabtu, 13 Mei 2006 15:21 WIB
Bandung - Wakil Bupati Bandung Yadi Sri Mulyadi menilai longsor yang terjadi di Desa Nyalindung, Cipatat, Kabupaten Bandung, benar-benar musibah. Meski begitu, pemkab akan mengevaluasi longsor yang menimbun 11 penambang."Saat ini seluruh galian pasir C di Bandung akan segera dievaluasi. Tapi tempat galian pasir itu sudah dapat izin Pemerintah Kabupaten Bandung," kata Yadi di lokasi kejadian, Sabtu (13/5/2006).Evaluasi yang digelar Pemkab Bandung, imbuhnya, terkait izin dan risiko penambangan pasir agar jangan sampai membahayakan lagi.Dipastikan Yadi, hari ini akan ada pembicaraan langsung dengan PT Nyalindung yang mengelola penggalian pasir tersebut, terutama masalah perizinannya."Sekarang ini kita fokus pada korban. Pencarian akan tetap terus berlangsung, walaupun sampai malam hari akan tetap berjalan," katanya.Yadi mengungkapkan, kejadian ini merupakan kejadian longsor kedua yang memakan korban. Saat ini dari 11 penambang yang tertimbun, 3 orang di antaranya telah selamat dan berada di Puskesmas Cipatat.
(umi/)











































