Potret Pasangan di Pasuruan yang Tetap Gelar Pernikahan di Tengah Banjir

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 15 Feb 2022 12:32 WIB
Tiga Warga Pasuruan Nekat Gelar Pesta Pernikahan Saat Desanya Banjir
Tiga warga Pasuruan nekat menggelar pesta pernikahan saat desanya banjir. (Tangkapan layar video amatir warga)
Jakarta - Banjir tak menghalangi pesta pernikahan tiga pasangan di Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), tergelar. Hajatan tetap meriah meski air menggenang di lokasi acara.

Dilansir detikJatim, Selasa (15/2/2022), momen pesta pernikahan di tengah kepungan air ini diabadikan warga. Videonya viral setelah diunggah di media sosial.

detikJatim memantau ada tiga pesta pernikahan yang berlangsung di tengah kondisi banjir. Pesta itu digelar pada Minggu (13/2).

Satu hajatan pernikahan sambil banjir-banjiran ada di Kecamatan Beji dan dua lainnya di Kecamatan Grati.

Tiga Warga Pasuruan Nekat Gelar Pesta Pernikahan Saat Desanya BanjirTiga warga Pasuruan nekat menggelar pesta pernikahan saat desanya banjir. (Tangkapan layar Video amatir warga)

Dalam video tampak mempelai pria bersama pengiringnya menerjang banjir saat menuju ke lokasi pernikahan. Kejadian tersebut diketahui di Desa Kedungboto, Kecamatan Beji.

Mempelai pria terlihat memakai jas berwarna silver dan peci hitam. Dia duduk dan menaiki sebuah papan bak raja.

Beberapa pengiring pengantin berjalan di samping kanan-kiri dan belakangnya mendorong papan di tengah banjir yang tingginya sekitar 40 cm tersebut.

Rombongan mempelai pria menerjang banjir demi tiba di rumah mempelai wanita.

"Itu Minggu (13/2) kemarin, saat banjir tinggi. Itu direkam saat mau sampai ke rumah pengantin wanita," kata Kepala Desa Kedungboto, Subandi.

Tiga Warga Pasuruan Nekat Gelar Pesta Pernikahan Saat Desanya BanjirTiga warga Pasuruan nekat menggelar pesta pernikahan saat desanya banjir. (Tangkapan layar Video amatir warga)

Menurut Subandi, mempelai pria dan wanita merupakan warga satu desa. Rumahnya berjarak 100 meter. Subandi mengaku, meski banjir, hajatan tersebut cukup meriah.

"Meriah meski banjir," terang Subandi.

Video pernikahan di tengah banjir di Desa Kewadungwetan, Kecamatan Grati juga beredar. Dalam video, terlihat emak-emak dan pria menyusuri banjir.

Mereka menuju terop hajatan di tengah banjir. Tuan rumah menyambut mereka dan saling peluk.

Banjir tampak tak mengurangi kebahagiaan kedua mempelai dan keluarganya. Para tamu juga tak segan mengangkat barang bawaannya untuk sang pengantin dan mengikuti hajatan yang diiringi lagu dangdut.

"Hari Minggu itu kebetulan di Kedawungkulon dan Kewadungwetan ada hajatan pernikahan. Karena sudah dipersiapkan sejak lama, tetap digelar meski banjir," kata Pj Kades Kedawungkulon Mita Ardiningtyas saat dimintai konfirmasi.

Simak selengkapnya di detikJatim. (aud/fjp)