Merapi Awas, Aktivitas Warga Distop, Evakuasi Digencarkan
Sabtu, 13 Mei 2006 11:11 WIB
Yogyakarta - Terhitung mulai pukul 08.30 WIB, Sabtu (13/5/2006), status Gunung Merapi ditingkatkan dari Siaga menjadi Awas. Aktivitas warga yang masih berladang maupun bertani di aliran sungai langsung distop. Evakuasi warga pun kian digencarkan.Perubahan status Merapi dinyatakan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Biologi."Kita segera mengambil tindakan evakuasi penduduk di wilayah rawan bencana ke lokasi yang aman dari ancaman bahaya Merapi yakni awan panas," kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Ratdomopurbo di kantornya, Jalan Kenari, Yogyakarta.Dituturkan dia, penduduk yang perlu dilakukan evakuasi terutama yang bermukim di sepanjang aliran sungai."Yaitu untuk sekitar selatan dan tenggara dalam radius 8 km dari puncak Merapi. Meliputi Kali Woro, Kali Gendol, Kali Kuning, dan Kali Bioyong," urai Ratdomopurbo.Sektor barat daya radius 10 km dari puncak Merapi meliputi Kali Bedog, Krasak, Bebeng, Kalisat, Kalilamat. Sedangkan sektor barat 8 km dari puncak Merapi meliputi aliran Kali Senowo.
(sss/)











































