KPK Limpahkan Berkas Perkara Eks PNS Kementerian ESDM ke Pengadilan

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 14 Feb 2022 20:06 WIB
Gedung baru KPK
Ilustrasi KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK melimpahkan berkas perkara mantan pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian ESDM, Sri Utami, ke Pengadilan Tipikor Jakarta. Sri Utami akan segera di sidang di kasus yang menjerat mantan Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karno.

"Hari ini (14/2) tim jaksa telah melimpahkan berkas perkara terdakwa Sri Utami ke Pengadilan Tipikor pada PN Pusat," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (14/2/2022).

Ali mengatakan penahanan Sri Utami telah menjadi wewenang pengadilan. Penahanan ini dilakukan sejak berkas perkara Sri Utami dinyatakan lengkap.

"Kewenangan penahanan terdakwa telah beralih menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor," katanya.

"Sebelumnya, penahanan terdakwa tersebut, dimulai sejak pada saat dilakukannya penyerahan tersangka dan barang bukti dari tim penyidik," tambahnya.

Penahanan itu dimulai dari 28 Januari sampai Februari 2022 di Rutan KPK gedung Merah Putih. Penahanan itu, kata Ali, diperlukan untuk kelancaran proses penuntutan.

"Alasan tim jaksa menahan terdakwa, di antaranya karena untuk kelancaran proses penuntutan perkara sehingga dapat segera diselesaikan dan diperiksa di pengadilan," katanya.

Lebih lanjut, Ali menyatakan KPK masih menunggu penetapan majelis hakim serta jadwal sidang dakwaan.

"Selanjutnya saat ini tim jaksa menunggu penetapan penunjukan majelis hakim dan penetapan hari sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan," ujarnya.

Sri Utami didakwa dengan dakwaan, Pertama: Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP atau Kedua: Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Sri Utami Jadi Tersangka

Sebelumnya, KPK menetapkan seorang tersangka baru terkait pengembangan kasus yang menjerat mantan Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karno. Tersangka baru itu atas nama Sri Utami yang merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian ESDM.

"KPK menetapkan satu orang lagi sebagai tersangka, yaitu SU (Sri Utami) PNS di Kementerian ESDM sebagai tersangka dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan sejumlah kegiatan fiktif di Sekretariat Jenderal Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) tahun anggaran 2012," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (21/4/2017).

Febri menyebut Sri selaku koordinator kegiatan pada satuan kerja di Sekjen Kemen ESDM bersama-sama dengan Waryono Karno diduga melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri.

Akibat perbuatannya, Sri disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

(azh/isa)