ADVERTISEMENT

RK Resmikan Pembangunan Underpass di Depok, Target Selesai Desember 2022

Dwi Rahmawati - detikNews
Senin, 14 Feb 2022 13:43 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meresmikan pembangunan underpass Jalan Dewi Sartika, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar).
Foto: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meresmikan pembangunan underpass Jalan Dewi Sartika, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar). (Dwi Rahmawati/detikcom)
Depok -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan pembangunan simpang tanpa bidang atau underpass di Jalan Dewi Sartika, Depok, Jawa Barat. Rencananya pembangunan akan rampung pada Desember 2022.

"InsyaAllah lalu lintas Kota Depok makin lancar. Dalam waktu 9 sampai 10 bulan kita akan punya underpass baru yang akan menghilangkan lalu lintas dengan jalur kereta api yang selama ini sering membuat macet," kata Ridwan Kamil kepada wartawan dalam acara Groundbreaking Pembangunan Simpang Tidak Sebidang, Senin (14/2/2022).

Ridwan berharap pembangunan tersebut bisa menjawab aspirasi masyarakat soal kemacetan di beberapa titik kota Depok. Underpass ini merupakan kerja kolaborasi bersama antara Kota Depok dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Kita kerja sama, pembebasannya oleh Pemkot Depok dan konstruksinya dana Pemprov Jabar " sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono menyebut pemerintah menyiapkan 297,6 miliar. Dana tersebut berasal dari APBD Kota Depok dan APBD Provinsi Jawa Barat.

"Pembebasan lahan seluas 8865 meter menelan biaya 189 miliar yang dibiayai dari APBD Kota Depok. Sedangkan biaya konstruksi sebesar 108,6 miliar dari APBD Jawa Barat," kata Bambang Tirtoyuliono.

Adapun pembangunan underpass di Jalan Dewi Sartika dibuat sepanjang 470 meter, dengan lebar 11 meter, 2 lajur satu arah dan lebar trotoar 2 kali 1 meter.

Bambang berambisi pembangunan underpass bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Depok.

"Mengurai antrian kemacetan dan memberikan keselamatan untuk pengguna jalan sehingga dapat meningkatkan konektivitas pertumbuhan ekonomi di Kota Depok," tutupnya.

(aud/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT