Gubernur Kepri Bantah Ditegur Presiden SBY

Gubernur Kepri Bantah Ditegur Presiden SBY

- detikNews
Jumat, 12 Mei 2006 22:51 WIB
Batam - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ismet Abdulah membantah mendapat teguran dari Presiden SBY soal kedatangan Presiden Taiwan di Batam. Dia membantah bila SBY telah menelepon dirinya. "Tidak benar kalau kedatangan Presiden Taiwan, saya diminta pertanggungjawaban dari Presiden. Saya juga membantah bila gara-gara ini mendapat teguran keras dari Presiden," tandas Ismet kepada wartawan di Kantor Gubernur Kepri, Batam, Jumat (12/5/2006). Dia menjelaskan, dia menelepon SBY dalam hal laporan rutin pemerintahan daerah. "Tadi pagi saya telepon Pak Presiden, tapi bukan soal kedatangan Presiden Taiwan. Tapi laporan biasa soal kegiatan pemerintah daerah," katanya. Sebelumnya, Menkopolhukam Widodo AS mengatakan Presiden SBY menelepon Gubernur Kepri terkait kedatangan Presiden Taiwan tersebut. "Mungkin Pak Widodo AS bercanda kali," ujar Ismet.Ismet menjelaskan, dia sempat menjamu Presiden Taiwan Chen Shui-Bian makan malam di Hotel Panorama di Batam. Dia pun sempat berbincang-bincang seputar peluang investasi di Batam. "Pertemuan itu sifatnya hanya silahtuhrami, sekedar bertanya kabar saja," kata Ismet. Mengenai isu kedatangan Presiden Taiwan akan bertemu Wapres Jusuf Kalla, Ismet pun berkilah. "Tidak benar itu. Selama di Batam, tidak ada pejabat pusat yang datang," imbuhnya.eperti diberitakan sebelumnya, kedatangan rombongan Presiden Taiwan Chen Shui-Bian di Batam menimbulkan kontroversi. Walau dianggap kunjungan tak resmi, Staf Ahli Wapres RI Alwi Hamu muncul di tengah rombongan itu. Informasi yang dihimpun detikcom, tadi malam rombongan Presiden Taiwan menginap di Hotel Panorama Batam. Presiden Taiwan membawa rombongan 145 pengusaha yang dikabarkan akan menjajaki kerja sama di bidang ekonomi di Batam. Bahkan hari ini Presiden Taiwan dijadwalkan bertemu dengan Gubernur Kepri Ismet Abdullah dan Walikota Batam. (wiq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads