Disebut Tidak Waras, 'Pembajak' KA BBM Marah
Jumat, 12 Mei 2006 22:31 WIB
Surabaya - Disebut dirinya mengidap kelainan jiwa alias gila, Mila Rosa (30) sontak marah. Ia mencak-mencak membantah tudingan yang dialamatkan kepada dirinya setelah tertangkap melarikan kereta api BBM.Saat ditemui di Mapolresta Surabaya Timur di Kawasan Kapasan, Jumat (12/5/2006) sore, ia terlihat bersih dan segar karena sudah dimandikan. Berbeda dengan saat pagi, sesaat kereta yang dikemudikannya terguling karena sengaja dihadang petugas PT KA di Stasiun Sidotopo.Namun, meski membantah dirinya tidak gila, fakta menunjukkan, si Mila ini tak henti-hentinya mengomel sendiri. Dia bicara yang tak berpangkal dan tak berujung, ketika ditanya wartawan tentang kisahnya selama perjalanan di atas lokomotif."Siapa yang gila. Saya tidak kok, yang edan itu keretanya," katanya nyerocos seolah tak mau disalahkan. Jawaban Mila yang mengaku berasal dari Pasuruan ini kontan membuat penghuni sel tetangganya tertawa. "Dasar orang gendeng," seloroh salah satu penghuni sel.Apalagi ketika ia mengaku bisa mengemudikan kereta api itu sejak dirinya masih kecil. Alasannya kerena mainan dia sehari-hari di stasiun. Bahkan Kasat Reskrim Polresta Surabaya Timur AKP Khoirul Anam yang ikut mendengarkan tak luput dari sasarannya.Ia menantang pejabat kepolisian itu untuk mengemudikan kereta dengan imbalan uang Rp 1 Miliar. "Kalau bapak bisa, saya kasih uang Rp 1 miliar," tantang Mila sambil menunjuk Khoirul Anam. Yang dituding hanya cengar-cengir. "Kalau ditanggapi ikut gila nanti," kata Khoirul.Khoirul kepada wartawan dalam waktu dekat ini akan memanggil psikolog untuk memeriksa kejiwaan Mila. Sebab keterangan yang diberikan tidak ada yang pasti. "Selalu berubah-ubah," tuturnya.Sebelumnya, Mila Rosa mengaku bernama Desi Ratnasari, Siti Nurbaya, dan Nawangsari. Dan terakhir, dia mengaku bernama Mila Rosa. Keterangan Foto:Beginilah wajah Mila Rosa saat ditemui di tahanan Mapolresta Surabaya Timur.
(asy/)











































