ADVERTISEMENT

Konvoi Motor Pelajar di Bali Dibubarkan Polisi, 18 Orang Ditangkap

Sui Suadnyana - detikNews
Senin, 14 Feb 2022 11:03 WIB
Polisi bubarkan konvoi pelajar di Bali (dok. Polisi)
Polisi membubarkan konvoi pelajar di Bali (Foto: dok. polisi)
Denpasar -

Polisi membubarkan konvoi sepeda motor yang dilakukan pelajar di Bali. Ada 18 orang yang diamankan polisi dari konvoi tersebut.

Ke-18 orang yang ditangkap itu adalah GAB (15), GAP (15), IMA (16), IMA (15), KSW (14), KIJ (15), MBL (14), ASA (14), IPA (14), AYU (18), IBL (15), IDA (15), KLA (14), ARA (14), PDP (13), KRS (13) dan IBP (15). Mereka terdiri atas 14 orang pelajar SMP, tiga orang pelajar SMA, dan seorang pekerja.

"Kita amankan di Polres ada kurang-lebih 20 (orang) dan motor," kata Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas kepada wartawan, Senin (14/2/2022).

Bambang mengatakan konvoi pelajar tersebut diketahui terjadi setelah ada laporan dari warga pada Minggu (13/2) sore. Konvoi itu disebut berawal dari daerah Banjar Tohpati, Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar. Mereka kemudian menuju Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai, Bali.

"Mereka melakukan konvoi seputar mulai start dari arah Tohpati mengarah ke Bypass Ngurah Rai. Mereka menggunakan atribut-atribut, kemudian mereka mengganggu lalu lintas. Mereka mengganggu masyarakat sekitar," ujar Bambang.

Rombongan konvoi tersebut kemudian pecah menjadi dua kelompok di Simpang Grand Bali Beach, Denpasar Timur. Satu kelompok menuju ke arah Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan, dan kelompok lainnya menggeber motornya ke arah pusat kota.

"Dari situ kita melakukan penyekatan kemudian, dan sebagian ada yang berusaha lari, tapi kita bisa amankan mereka-mereka ini. Kemudian ada yang sebagian berputar masuk ke kampung mengganggu situasi di gang-gang di kampung dan kemudian sebagian juga ada yang mencoba untuk menerobos petugas," kata Bambang.

"Kemudian beberapa sudah kita amankan, dibantu oleh warga setempat, oleh adat pecalang, kemudian masyarakat yang tinggal di sekitar," imbuhnya.

Bambang mengatakan pihaknya masih mengejar kurang-lebih 70 kendaraan yang kabur. Dia menegaskan pihak yang melanggar aturan akan ditindak.

"Sekitar 70 kendaraan ini kita cari kurang-lebih nanti kita gunakan E-TLE bersama-sama dengan instansi terkait. Kemudian nanti semuanya akan kita lakukan tindakan-tindakan sesuai dengan apa yang ditentukan oleh undang-undang," jelasnya.

Simak juga video 'Heboh Pelajar di Purwakarta Konvoi Motor Sambil Acungkan Celurit!':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT