RI Tangkap Keinginan Aussie Bahas 42 Warga Papua
Jumat, 12 Mei 2006 17:48 WIB
Jakarta - Hubungan RI-Australia sempat tegang gara-gara pemberian visa sementara untuk 42 warga Papua. Pemerintah RI menangkap sinyal pemerintah Australia untuk mencairkan masalah."Dari pemberitaan media Australia, ada keinginan Australia untuk mengadakan pertemuan dengan Indonesia," ujar Jubir Deplu Yuri Thamrin di kantor Deplu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (12/5/2006).Menurutnya, pemerintah ingin segera menyelesaikan situasi abnormal ini untuk memperkuat kembali hubungan RI-Australia. Kedua negara pada dasarnya berkomitmen untuk memiliki hubungan bertetangga yang baik dan saling menghormati integritas wilayah."Dari sisi prosedural, pertemuan ini masuk akal karena tugas Menlu adalah menyelesaikan sebanyak mungkin isu kedua negara agar dapat diselesaikan dalam tingkat pejabat yang lebih tinggi," papar Yuri.Pemerintah juga menilai tepat, langkah pemerintah Australia yang menolak 3 warga Papua pencari suaka politik. Hal itu dikarenakan Australia telah memiliki peraturan imigrasi baru yang menilai 3 warga Papua ini sebagai pendatang ilegal.
(fay/)











































