ADVERTISEMENT

Babak Baru Bareskrim Tarik Kasus Binomo dari Polda Metro

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 12 Feb 2022 07:05 WIB
Binomo
Foto: Binomo (Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah)
Jakarta -

Bareskrim Polri menarik kasus Binomo dari Polda Metro Jaya. Di kasus itu, crazy rich Indra Kenz melaporkan korban Binomo Maru Nazara atas tuduhan pencemaran nama baik.

Dengan ditariknya laporan tersebut, Bareskrim Polri menangani kasus korban Binomo yang melaporkan Indra Kenz, maupun Indra Kenz yang melaporkan korban Binomo.

"Saya arahkan Dirtipideksus untuk menarik penanganan ke Bareskrim," kata Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, saat dikonfirmasi, Jumat (11/2/2022).

Laporan dugaan pencemaran nama baik itu dibuat Indra Kenz di Polda Metro Jaya pada Senin (7/2). Laporan Indra Kenz ini teregister dalam laporan polisi bernomor: LP/B/660/II/2022/SPKT/Polda Metro Jaya.

Indra Kenz melaporkan Maru Nazara terkait Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 310 KUHP dan Pasal 311 KUHP.

Komjen Agus Andrianto menegaskan laporan Indra Kenz terhadap korban baru akan diproses apabila aplikasi Binomo terbukti tidak bodong.

"Kalau Binomo ternyata nggak benar sebagai produk investasi bodong, baru laporan pencemaran (nama baik Indra Kenz) diproses," ujar Agus.

Korban Lega Bareskrim Tarik Laporan

Korban kasus investasi bodong aplikasi Binomo merasa lega setelah Kabareskrim Komjen Agus Andrianto memerintahkan laporan crazy rich asal Medan, Indra Kenz, ditarik dari Polda Metro Jaya.

"Korban pada hubungi saya, mereka sangat senang dan lega karena laporan Indra Kenz ditangani secara objektif oleh Polri, apalagi Kabareskrim memerintah ditarik di Bareskrim," ujar kuasa hukum korban Binomo, Finsensius Mendrofa, kepada wartawan, Jumat (11/2/2022).

Finsensius mengatakan kliennya sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh Kabareskrim. Dia menyebut korban Binomo juga berharap laporan Indra Kenz segera disetop.

"Korban Binomo mengharapkan laporan polisi Indra Kenz segera dihentikan," ucapnya.

Simak Video 'Afiliator Punya Tanggung Jawab Jelaskan Risiko 'Join' Binomo':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT