Hujan, Petir, Plus Gempa Bikin Jakarta Mencekam
Jumat, 12 Mei 2006 16:24 WIB
Jakarta - Suasana Jakarta pukul 16.25 WIB ini sungguh mencekam. Awalnya, suasana itu disumbang oleh gelapnya langit karena awan hitam pertanda hujan. Padahal sebelumnya Jakarta panas terik.Tak lama kemudian, petir menyambar-nyambar dengan suara geledeknya yang memekakkan kuping. Lalu hujan pun tumpah sekitar pukul 14.30 WIB. Hujan ini nyaris rata di penjuru Jakarta.Suasana mencekam ini bertambah ketika jam menunjukkan angka 15.17 WIB (sebelumnya 15.18 WIB). Para pekerja di gedung perkantoran bertingkat tiba-tiba merasa kursinya bergoyang. Kerei yang menutupi kaca jendela juga berguncang. Badan serasa tidak tegak.Gempa! Itulah yang terjadi. Telepon langsung berdering, yahoo messenger ngeblink, SMS datang, e-mail juga terkirim. Semuanya bilang, Jakarta gempa!"Sampai pening kepala," kata Rita yang bekerja di gedung tinggi Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Rita bersama teman-temannya banyak yang berlarian ke bawah.Para pembaca detikcom juga banyak yang melaporkan peristiwa yang dahsyat ini. "Saya bekerja di kawasan Bandara Soekarno Hatta. Gempa terasa sekali walaupun kantor saya di lantai 2. Vertikal blind jendela bergoyang, kursi saya pun ikut bergoyang," kata Sefri Wendy lewat e-mail ke redaksi detikcom."Kursi di kantor saya bergoyang, bikin kepala pusing, saya kebetulan berada di lantai 5 di RS Bunda Jakarta," aku Kareh."Beberapa menit yang lalu terjadi gempa yang terasa cukup kuat di Lampung. Saya berada di lantai 2 dan semua karyawan berusaha turun ke lantai 1, kantor saya terletak di PT Central Pertiwi Bahari di Jl Ir Sutami KM 16 Tanjung Bintang Lampung Selatan," tulis Ariesta."Kami di Midplaza 2 lantai 20 juga sempat pusing hampir kurang lebih 2 menit," kata Mukhlisin."Kami di Gunung Sahari tepatnya di Gedung NISP juga merasakan gempa sama seperti tempat lain beberpa menit yang lalu. Bahkan karena goncangannya terasa sekali, beberapa karyawan langsung keluar ruangan," kata Ilham."Gempa terjadi 2 kali, yang pertama terasa goyang/gempa kecil Dan yang kedua terasa sekali gempa yang besar, semua bingkai bergoyang. Semua pada ketakutan karena gempanya terasa banget," kata Melly yang berkantor di Jalan Gatot Subroto."Saya berkantor di Prince Center Sudirman. Pas jam 15.24 WIB, kepala saya berasa sedikit pusing. Setelah beberapa detik saya baru sadar ada gempa karna orang kantor berusaha ingin turun ke bawah segera. Akan tetapi untunglah gempa yang lumayan bikin heboh ini berlangsung sekitar 10 detik," tulis Trisno. Foto:Pusat gempa (sumber: earthquake.usgs.gov)
(nrl/)











































