Wahyudin Sempat Dinasihati Hati-hati Sama Tahanan Cipinang
Jumat, 12 Mei 2006 16:03 WIB
Jakarta - Bagai petir di siang bolong, hal itulah yang dirasakan keluarga dan sahabat Wahyudin ketika mendengar duda beranak satu itu terlibat pelarian terpidana mati Gunawan Santoso dari LP Narkotika Cipinang. Padahal dia sudah dinasihati teman-temannya agar hati-hati dengan tahanan di LP itu.Saking kagetnya, ibunda Wahyudin sempat pingsan begitu pertama kali menyaksikan keterlibatan anaknya dari televisi."Ibu Wahyudin sempat jatuh pingsan ketika hari pertama. Soalnya ibunya tidak percaya kalau Wahyudin berbuat seperti itu," kata Suwarno, ketua RT tempat Wahyudin tinggal di Kompleks Kehakiman, Tangerang, Banten, kepada detikcom, Jumat (12/5/2006).Suwarno yang mengaku suka nongkrong bareng Wahyudin di taman dekat Masjid Raya Al Azom, Kompleks Kehakiman, menuturkan, teman-teman Wahyudin juga kaget saat dia mengabarkan berita tersebut. Dia malah dianggap bercanda."Semua teman-teman di sini awalnya tidak percaya. Soalnya Wahyudin tidak mungkin seperti itu," kata Suwarno yang bertugas di LP Anak Tangerang itu.Temen-teman Wahyudin tidak percaya karena selama ini Wahyudin dikenal sebagai anak yang kalem dan penyabar."Dia itu orangnya suka membantu, mungkin karena sikap ini dia jadi membantu lari orang. Kalau lagi malam mingguan, dia juga sering memodali kawan-kawannya untuk bakar ayam atau beli makanan," tutur Suwarno.Suatu kali saat sedang kumpul-kumpul, Suwarno sempat menasihati Wahyudin yang semula bertugas di LP Kelas I Tangerang agar hati-hati dengan tahanan di LP Narkotika Cipinang."Saya bilang, Din sekarang kamu beda, bukan lagi di LP Kelas I Tangerang, nanti kamu di sana banyak orang pintar dan pejabat, kamu harus hati-hati. Dijawab Wahyudin sambil bercanda, ok Pak bisa dikondisikan," tutur Suwarno.
(umi/)











































