NU & MUI Dukung Nuklir Iran
Jumat, 12 Mei 2006 14:33 WIB
Jakarta - Nahdlatul Ulama (NU) memberikan dukungan moral kepada Iran menggunakan hak kedaulatannya dalam proyek nuklir yang diperuntukkan bagi perdamaian.Hal itu disampaikan oleh Ketum PBNU Hasyim Muzadi saat bertemu Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad di Gedung PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta, Jumat (12/5/2006)."NU berpendapat, penggunaan teknologi untuk tujuan damai adalah hak setiap negara yang berdaulat di seluruh dunia termasuk Iran. Maka tidak lain bagi NU kecuali memberikan dukungan moral ke Iran dalam menggunakan hak kedaulatannya," ujar Hasyim.Dia menjelaskan, secara nasional dan internasional NU berjuang menegakkan perdamaian tanpa kekerasan. NU juga menentang terorisme baik perorangan, kelompok, atau negara. NU berjuang agar Indonesia bebas dari terorisme.Sehubungan dengan proyek nuklir Iran, NU menyadari hal tersebut hak setiap negara yang berdaulat termasuk Iran. NU sebagai organisasi sosial keagamaan yang netral tetap menjaga hubungan baik dengan negara Timur Tengah dan negara barat lainnya termasuk dengan AS sebagaimana terlihat pada saat Presiden AS George W Bush datang ke Indonesia.Setelah berkunjung ke PP Muhammadiyah dan PBNU, Ahmadinejad kemudian salat Jumat di Masjid Istiqlal. Usai salat Jumat, Ahmadinejad sempat berpidato dan mengatakan dirinya sangat senang, serta menyampaikan apresiasi yang besar atas sambutan yang luar biasa dari masyarakat Indonesia.Dalam kesempatan itu Ahmadinejad juga bertemu dengan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sebagaimana NU, MUI juga memberikan dukungan kepada Iran untuk mengembangkan teknologi nuklir bagi perdamaian.
(san/)











































