Deplu Sesalkan Presiden Taiwan Jalan-jalan ke Sekupang
Jumat, 12 Mei 2006 14:15 WIB
Jakarta - Walaupun pesawatnya hanya diizinkan mengisi bahan bakar, Presiden Taiwan Chen Sui Bian sempat mengunjungi Pelabuhan Sekupang, Batam. Departemen Luar Negeri (Deplu) menyesalkan hal tersebut dan membantah ada agenda dengan Taiwan."Kita menyesalkan pesawat itu tinggal lebih lama, dan ada kegiatan-kegiatan di luar konteks refueling, seperti kunjungan ke Pelabuhan Sekupang," kata Jubir Deplu Yuri Thamrin kepada wartawan di kantor Deplu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (12/5/2006).Yuri tidak menjelaskan lebih lanjut apa agenda Presiden Taiwan di Pelabuhan Sekupang. Dia juga membantah ada agenda atau kontak resmi Gubernur Riau dengan rombongan Chen Sui Bian. "Saya mengecek ke kantor Gubernur Riau, itu tidak ada konteks formal," jelas Yuri.Pesawat China Airlines CI 1590 yang membawa rombongan Presiden Taiwan, kini telah meninggalkan Batam pukul 11.00 WIB. Yuri berharap hubungan RI-Cina tetap kokoh seperti biasanya."Pihak Cina menyampaikan sensibilitas masalah ini. Kita katakan kita tetap kukuh terhadap one China policy," lanjut Yuri.Menurut Yuri, telah ada komunikasi diplomatik antara KBRI Beijing dengan Deplu Cina dan juga Kedubes Cina di Jakarta dengan Deplu RI. Deplu menjelaskan izin kepada pesawat CI 1590 semata-mata untuk pengisian bahan bakar.Deplu juga menyampaikan penyesalan pemerintah karena pesawat tersebut tidak segera berangkat. Yuri menolak menjelaskan apa sesungguhnya alasan rombongan Presiden Taiwan tidak segera meninggalkan Bandara Hang Nadim. "Saya bukan pada posisi untuk menjawab itu, karena posisi saya di Jakarta," tandasnya.
(fay/)











































