Densus 88 Tangkap 2 Tersangka Teroris Jaringan JAD di Yogyakarta

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 10 Feb 2022 10:15 WIB
Ilustrasi tangan diborgol
Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Jakarta -

Densus 88 Antiteror Polri menangkap dua tersangka teroris di Yogyakarta berinisial RAU (32) dan SU (52). Keduanya ditangkap di Bantul dan Tegalrejo, kemarin.

"Penangkapan 2 tersangka terorisme Yogya, atas nama RAU di Tegalrejo, Yogya, tanggal 9 Februari 2022, dan SU di Bantul, Yogya, tanggal 9 Februari 2022," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (10/2/2022).

Ramadhan mengatakan SU dan RAU diduga berasal dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Keduanya berasal dari wilayah Yogyakarta.

"Jaringan JAD wilayah Jogja," ucapnya.

Lebih lanjut, Ramadhan membeberkan peran para tersangka. Keduanya disebut sudah berbaiat ke Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"RAU berbaiat pada Amir Daulah Islamiyah Abu Bakar Al Baghdadi. Tahun 2019 berbaiat ulang kepada Amir Daulah Islamiyah Al Hasyimi," terang Ramadhan.

"SU pada 2016 berbaiat pada ISIS-Abu Bakar Al Baghdadi, 2019 berbaiat pada ISIS-Abu Ibrahim Al Hashimi Al Quraishi," sambungnya.

Sementara itu, kata Ramadhan, RAU disebut pernah mengikuti uji coba bom 'Gunung Sepuh' di Bantul pada 2018. SU, Ramadhan menjelaskan, pernah mengikuti pelatihan militer bersama JAD dan ingin menyerang kantor polisi.

"RAU ikut uji coba bom Gunung Sepuh, Bantul, 2018. SU pernah ikut latihan militer IDAD bersama kelompok JAD Jogja 2016-2019, ingin melakukan amaliyah dengan melakukan penyerangan ke kantor polisi," imbuh Ramadhan.

Sebelumnya, penangkapan teroris di Kabupaten Bantul sempat diceritakan oleh saksi. Wisnu, tetangga tersangka teroris, menjelaskan, aparat Densus 88 melakukan penggeledahan di rumah sejak pukul 19.00 WIB hingga 20.00 WIB, Rabu (9/2). Pasalnya, dari informasi yang dia peroleh, S telah ditangkap Densus petang harinya.

"Untuk terduga ditangkap di luar rumah saat Maghrib tadi, dan selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumahnya," kata Wisnu saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (9/2) malam.

Penggeledahan tersebut, kata Wisnu, disaksikan oleh Ketua RT dan Kepala Dukuh Widoro. Menurutnya, dari penggeledahan itu petugas membawa beberapa benda.

"Penggeledahannya tadi sekitar satu jam, dan untuk barang-barang yang dibawa petugas ada beberapa buku dan pisau," ujarnya.

Simak juga video 'Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris Jamaah Islamiyah di Sumsel':

[Gambas:Video 20detik]



(drg/maa)