Tabur Bunga Warnai Peringatan Tragedi Trisakti
Jumat, 12 Mei 2006 10:33 WIB
Jakarta - Memperingati sewindu tragedi Trisakti, seribu mahasiswa menggelar upacara dan tabur bunga mengenang tewasnya 4 pahlawan reformasi.Upacara dipimpin Rektor Trisakti Thoby Mutis di halaman Universitas Trisakti, Jakarta, Jumat (12/5/2006) pukul 08.00 WIB. Turut hadir orangtua korban tragedi Trisakti berdarah 12 Mei 1998.Mahasiswa yang mengenakan jas almamater warna biru tampak khidmat mengikuti jalannya upacara."Saya merasa bangga Trisakti melahirkan pejuang reformis. Saya meminta agar semangat reformasi jangan padam sampai kapan pun," kata Thoby dalam sambutannya.Usai upacara, rektor dan orangtua korban tragedi Trisakti melakukan tabur bunga di Monumen Tragedi Trisakti. Raut wajah sedih dan haru terpancar di wajah orangtua korban Trisakti. Tabur bunga ini disaksikan seribuan mahasiswa.Sementara itu, mahasiswa juga meletakkan karangan bunga di setiap lokasi tertembaknya 4 mahasiswa Trisakti.Demo DPRSelain tabur bunga, acara superpadat bakal dilakoni mahasiwa Trisakti guna mengenang tragedi 12 Mei.Sebelum berdemo, perwakilan mahasiwa Trisakti rencananya akan bertemu dengan Komisi III DPR. Demo baru akan digelar pukul 14.00 WIB.Mahasiswa mengajukan 3 tuntutan yang berisi cabut rekomendasi yang menyatakan kasus Trisakti bukan merupakan pelanggaran HAM berat. Kedua, segera bentuk pengadilan HAM ad hoc, dan ketiga jadikan 12 Mei sebagai hari pergerakan mahasiswa.Selain demo, akan digelar performance art, rekonstruksi 12 Mei 1998 dan pembacaan puisi perjuangan.Tragedi Trisakti ini merenggut nyawa Elang Mulia Lesmana, Afidin Royan, Heri Hartanto dan Hendriawan Sie.
(aan/)











































