Pihak Jerinx Sebut Adam Deni Standar Ganda soal Selesaikan Kasus dengan Damai

Dwi Andayani - detikNews
Kamis, 10 Feb 2022 06:52 WIB
dr Tirta Mandira Hudhi dihadirkan dalam sidang lanjutan I Gede Aryastina alias Jerinx SID. dr Tirta menjadi saksi meringankan untuk Jerinx.
Jerinx (Foto: A.Prasetia/detikcom)
Jakarta - Pihak Adam Deni berharap kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) diselesaikan secara kekeluargaan. Menyoroti hal ini, kuasa hukum Jerinx 'SID' menilai Adam Deni mengambil sikap standar ganda.

Sebagaimana diketahui, tahun lalu Adam Deni melaporkan Jerinx atas kasus dugaan pengancaman. Sebelum kasus bergulir ke meja hijau, pihak Jerinx berharap kasusnya dimediasi dan Jerinx pun menyampaikan permintaan maaf langsung. Namun upaya mediasi buntu.

"Sikap Adam Deni ini standar ganda karena pada kasus Jerinx SID dan juga atas laporan pada saya, Adam Deni sudah menyatakan menutup pintu memberi maaf," ujar pengacara Jerinx, Sugeng Teguh Santoso, saat dihubungi detikcom, Rabu (9/2/2022).

Sugeng mengatakan, hal ini menjadi pembelajaran untuk seluruh pihak dalam bermedsos. Terlebih menurutnya sifat Adam Deni yang terlihat arogan.

"Ini pembelajaran bagi anak-anak muda dalam bermedsos apalagi pada Adam Deni yang terlihat punya sifat arogan. Belajarlah soal realita hidup," kata Sugeng.

Meski begitu, Sugeng mengatakan restorative justice yang diminta oleh pihak Adam Deni merupakan hal yang wajar. Namun menurutnya keputusan akan kembali pada pelapor.

"Menggunakan hak meminta restorative justice adalah wajar diajukan oleh kuasa hukum Adam Deni karena memang mekanisme restorative justice terkait kasus ITE dimungkinkan dalam proses hukumnya. Akan tetapi itu semua berpulang sepenuhnya pada keputusan pihak pelapor atau korban yang dirugikan," tuturnya.

Sugeng berharap kasus Adam Deni terus berlanjut ke Pengadilan. Menurutnya, di pengadilan lah dapat ditentukan bersalah atau tidaknya Adam Deni.

"Saya berharap kasus ini terus pengadilan, karena disana Adam Deni bisa membela diri dan belum tentu dinyatakan bersalah," kata Sugeng.

Diketahui, Kuasa hukum Adam Deni, Susandi, berharap penanganan kasus yang menjerat kliennya mengedepankan pendekatan restorative justice. Susandi menyebut kliennya, Adam Deni, khilaf.

"Harapan kami, sesuai dengan Surat Edaran Kapolri mengenai UU ITE, kami berharap adanya restorative justice, di mana pihak pelapor dan terlapor dapat dipertemukan atau dimediasikan supaya masalah ini bisa selesai dengan jalur kekeluargaan," kata Susandi kepada wartawan, Rabu (9/2/2022).

Susandi mengaku selalu berupaya agar kasus Adam Deni dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Susandi berharap penanganan kasus Adam Deni tidak berlanjut ke tahap selanjutnya.

Penanganan kasus dugaan pelanggaran UU ITE yang menyeret Adam Deni sendiri kini berada di tahap penyidikan. Tahap selanjutnya ialah penuntutan.

"Dari awal, statement kami selaku kuasa hukum Adam Deni, kami selalu mengupayakan supaya masalah ini bisa selesai dengan kekeluargaan atau perdamaian," ucap Susandi.

Simak Video 'Dokter Tirta yang Akhirnya Tampil Jadi Saksi Meringankan Jerinx':

[Gambas:Video 20detik]




(dwia/aud)