ADVERTISEMENT

Polisi Sebut Korban Sodomi Guru Ngaji di Aceh Lebih dari 1 Orang

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 08 Feb 2022 16:26 WIB
Ilustrasi kekerasan pada anak
Ilustrasi (Foto: Getty Images/Imgorthand)
Bener Meriah -

Seorang guru ngaji di sebuah pesantren di Bener Meriah, Aceh, MZ (22) ditangkap polisi karena diduga menyodomi seorang santri. Polisi menduga korban sodomi itu lebih dari satu orang.

"Kemungkinan ada korban baru," kata Kasat Reskrim Polres Bener Meriah AKP Bustani saat dimintai konfirmasi, Selasa (8/2/2022).

Bustani mengatakan, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap MZ. Polisi juga masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya korban baru.

Selain itu, polisi juga sedang menyelidiki motif MZ menyodomi santri. Perbuatan tersebut dilakukan tersangka di kamar di pesantren.

"Terkait motif kita lakukan pendalaman. Sementara kalau pengakuan karena hawa nafsu," ujar Bustani.

Sebelumnya, seorang guru ngaji di salah satu pesantren di Bener Meriah, Aceh, MZ (22) ditangkap polisi karena diduga menyodomi seorang santri. Korban berusia 13 tahun diduga dua kali disodomi pelaku.

"Kejadiannya terjadi pada November lalu. Dia melakukan sodomi sudah dua kali," kata Kasat Reskrim Polres Bener Meriah AKP Bustani saat dimintai konfirmasi, Senin (7/2).

Tersangka MZ ditangkap polisi, Sabtu (5/2) setelah mendapat laporan dari keluarga korban.

"Pelaku guru ngaji di pesantren di Bener Meriah," ungkapnya.

(agse/mud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT