Rasisme di Belgia
PM Verhofstadt Kutuk Aksi Skinhead
Kamis, 11 Mei 2006 23:51 WIB
Den Haag - PM Belgia, Guy Verhofstadt, mengaku terpukul dan mengutuk aksi para skinhead. Dia mengingatkan betapa berbahaya ide ekstrim kanan."Pembunuhan keji dan pengecut ini merupakan bentuk rasisme ekstrim. Semoga ini jelas bagi setiap orang kemana ekstrim kanan mengarah," kata Verhofstadt seperti dikutip Gazet van Antwerpen, Kamis (11/5/2006).Atas nama pemerintah, Verhofstadt menyeru rakyatnya untuk tetap tenang menyikapi pembunuhan pengecut tersebut, sekaligus menyampaikan penolakannya atas tindakan kekerasan semacam itu."Kita harus menghindarkan masyarakat kita terjebak dalam spiral kekerasan. Polisi dan aparat hukum akan melakukan tindakan seperlunya supaya keadilan bisa ditegakkan," demikian Verhofstadt.Sebelum peristiwa penembakan wanita kulit hitam dan anak majikannya hingga tewas, Belgia juga diguncang pembunuhan seorang remaja gara-gara MP3-player. Situasi negeri itu menegang karena diduga pelaku adalah keturunan Afrika Utara. Ketegangan reda setelah diketahui pelaku adalah pendatang dari Polandia.
(es/)











































