Ahmadinejad dan Insiden HP
Kamis, 11 Mei 2006 23:30 WIB
Jakarta - Meski tampangnya terkesan sangar dengan cambang yang memenuhi wajahnya, ternyata Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad memiliki selera humor juga. Ketika menyampaikan materi kuliahnya di UIN Ciputat, mikrofon sempat terganggu karena ada handphone yang berbunyi. Dia justru melontarkan canda. Apa katanya?"Handphone harus dimatikan dan digunakan sebagaimana harusnya. Jika tidak dibutuhkan dia berbunyi, sedang jika dibutuhkan dia tidak berbunyi," celetuknya sambil tersenyum yang kemudian disambut tawa hadirin, di Kampus UIN Ciputat, Kamis (10/5/2006).Tak hanya itu, Presiden yang terkenal bersahaja ini sempat bercerita mengenai saat dia mencalonkan diri menjadi presiden. Menurutnya saat bertarung dalam pemilihan presiden Iran, dirinya tidak didukung oleh satu partai pun yang ada."Saya maju sebagai calon independen. Dan saya tidak mengeluarkan uang satu rial pun. Anda tahu saya cuma seorang dosen dan gaji dosen tidak seberapa," tutur mantan walikota Iran yang dikenal dengan kesederhanaannya.Tepuk tangan riuh kerap terdengar ketika Presiden Iran ini berceramah. Usai meyampaikan kuliah, dia bersama rombongan meninggalkan lokasi dengan susah payah, karena sama seperti kedatangannya, para hadirin merangsek ingin mengabadikan dirinya ataupun bersalaman.Kali ini dia menyempatkan diri menyambut uluran tangan para mahasiswa dan mahasiswi. Ahamdinejad tak henti-hentinya menebarkan senyum dan melambaikan tangan, sambil berjalan perlahan menuju mobil mercy limousine khusus tamu negara yang membawanya pergi meninggalkan para fansnya yang terus mengelu-elukannya.
(bal/)











































