Staf Ahli Wapres RI Bertemu Presiden Taiwan di Batam
Kamis, 11 Mei 2006 22:23 WIB
Batam - Kedatangan Presiden Taiwan Chen Shui-Bain di Batam menimbulkan kotroversi. Rombongan ini tiba di Batam, Kamis (11/5/2006) sore. Walau dianggap kunjungan tak resmi, Staf Ahli Wapres RI Alwi Hamu muncul di tengah rombongan itu. Informasi yang dihimpun detikcom, malam ini rombongan Presiden Taiwan menginap di Hotel Panorama Batam. Presiden Taiwan ini membawa rombongan 145 orang pengusaha yang dikabarnya menjajaki kerja sama bidang ekonomi di Batam. Sedangkan Staf Ahli Wapres Alwi Hamu yang tiba-tiba muncul terkesan menutup-nutupi. Alwi Hamu dan Presiden Chen tampak mengadakan pertemuan di sebuah coffee shop. Kepada wartawan dia sempat menjelaskan bahwa kedatangan Presiden Taiwan ini tidaklah resmi. "Kunjungan Presiden Taiwan ini tidak memiliki agenda khusus. Lagi pula ini kunjungan tidak resmi," ujarnya pada wartawan. Alwi Hamu kemudian meminta wartawan untuk tidak memberitakan kedatangan Presiden Taiwan ini. "Tolong rekan-rekan wartawan jangan memberitakan kedatangan ini. Nanti bisa merusak hubungan diplomatik RI dengan Cina," kata Alwi Hamu. Alwi juga menegaskan kembali, kedatangan rombongan presiden Taiwan ini karena pesawat khusus yang mereka bawa dari Abu Dhabi kehabisan bahan bakar, sehingga mendadak singgah di Batam untuk mengisi bahan bakar. "Jadi romobongan ini tidak ada agenda khusus, " ujar dia. Sedangkan Direktur Perdagangan Taiwan di Jakarta, Chang Po, kepada wartawan menjelaskan, kedatangan Presiden Taiwan Chen Shui Bian ke Batam sifatnya mendadak, terkait dengan technical landing pesawat. "Kedatangan ini tidak ada misi khusus, cuma soal technical landing," terang Chang Po. Walau disebut-sebut kedatangannya mendadak, informasi yang berkembang di Batam menyebutkan, sejak kemarin sudah beredar isu rencana kedatangan Presiden Taiwan ini. Malah kabarnya, sudah dijadwalkan bertemu Gubernur Kepri Ismet Abdullah dan Walikota Batam.
(jon/)











































