Jubir: Presiden Belum Ambil Keputusan Soal Kasus Soeharto
Kamis, 11 Mei 2006 19:01 WIB
Jakarta -
Pernyataan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra bahwa pemerintah menghentikan peradilan mantan Presiden Soeharto tampaknya akan bermasalah. Presiden SBY ternyata belum mengambil keputusan terkait dengan proses hukum terhadap Soeharto."Sampai saat ini presiden belum mengambil keputusan apa pun," kata Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng.Berikut petikan wawancara wartawan dengan Andi Mallarangeng di komplek Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (11/5/2006) pukul 18.15 WIB.Bagaimana dengan pernyataan Mensesneg bahwa Presiden SBY segera mengeluarkan SP3 dan segera merehabitasi mantan Presiden Soeharto?Sampai saat ini presiden belum mengambil keputusan. Masih mengumpulkan dokumentasi mengenai kasus mantan presiden secara historis.Tapi Yusril sudah jelas menyatakan pemerintah akan keluarkan SP3 dan rehabilitasi?Sampai saat ini presiden belum mengambil keputusan.Kalau begitu, apakah Mensesneg Yusril salah memberikan pernyataan?Presiden belum mengambil keputusan.Jawaban presiden belum mengambil keputusan disampaikan Andi berulang-ulang meski dengan pertanyaan berbeda-beda. Pada Kamis dinihari, Yusril menyebut kasus Soeharto akan dihentikan. Pada Kamis siang setelah menjenguk Soeharto di RSPP, Yusril menyebut Soeharto akan diberi SP3 dan direhabilitasi. "Dan dalam waktu dekat akan dikeluarkan keputusan penghentian penyelidikan perkara (SP3). Dan setelah itu kemungkinan besar Presiden akan mengeluarkan rehabilitasi kepada Pak Harto," ungkap Yusril.
(jon/)










































