ADVERTISEMENT

Ketua RT Ungkap Cerita di Balik Video Anggota TNI 'Piting' Warga di Depok

Dwi Rahmawati - detikNews
Senin, 07 Feb 2022 16:52 WIB
Potongan video seorang personel TNI memiting warga
Potongan video personel TNI memiting warga, padahal faktanya bantu amankan ODGJ yang bawa senjata tajam. ( Tangkapan Layar video viral)
Jakarta -

Viral di media sosial video yang menayangkan prajurit TNI menindih seorang warga di Depok, Jawa Barat (Jabar). Narasi yang disertakan dalam postingan video viral adalah aparat memaksa warga untuk vaksinasi COVID-19, di mana faktanya anggota TNI itu sedang membantu menenangkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berkeliaran dengan senjata tajam.

Ternyata, cairan yang disuntikkan ke lengan si ODGJ yang bernama Mulyadi itu pun bukan vaksin COVID-19, melainkan obat penenang yang dibawa petugas puskesmas setempat. Ketua RT 01 RW 06, Kelurahan Duren Mekar, Kamal, menceritakan kejadian sesungguhnya.

"Setiap dia (Mulyadi) datang ke rumah ibunya (di Duren Mekar), warga pada kunci pintu karena takut. Pernah motor lewat boncengan ditendang. Pak RW pun pernah dipukul tanpa alasan yang jelas," kata Kamal saat ditemui di Bojongsari, Senin (7/2/2022).

Pria ODGJ berusia 34 tahun itu, kata Kamal, membuat warga ketakutan selama tiga bulan belakangan. Kamal lalu melapor ke Babinsa (TNI) dan Binmas (polisi) setempat untuk meminta solusi.

Kamal menuturkan keluarga juga sudah memilih Mulyadi dirawat di rumah sakit jiwa. Sampai akhirnya, Jumat (4/2), Mulyadi memegang golok di rumah.

"Jadi evakuasinya itu berlangsung selesai salat Jumat. Pas dia lewat, langsung disergap dan dirobohkan sama petugas karena untuk keamanan, ya dibius," sambung Kamal.

Kamal menyebut langkah itu juga sudah disetujui keluarga Mulyadi. Kamal mengatakan Mulyadi semula melawan saat hendak diamankan.

"Jadi pas mau disuntik itu, dia (Mulyadi) ngelawan, 'Apaan sih, ini apaan sih ini', katanya. Nah ditenangin, dibilang, 'Nggak apa-apa, ini disuntik vaksin,'" cerita Kamal.

Simak Video: Heboh TNI Disebut Paksa Warga di Depok Vaksinasi, Ternyata ODGJ

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT