Kronologi Insiden Ahmadinejad: Antara DPR dan Hotel Mulia
Kamis, 11 Mei 2006 16:46 WIB
Jakarta - Batalnya kunjungan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad ke DPR berbuntut panjang. Wakil rakyat meradang. Petinggi Paspampres terancam. Investigasi juga akan digelar.Benarkah Ahmadinejad batal datang karena alasan keamanan semata? Namun yang jelas, ternyata sebelumnya Deplu RI telah mengusulkan pertemuan pimpinan DPR dengan Presiden Iran tersebut dilangsungkan di Hotel Mulia -- tempat Ahmadinejad menginap -- 200 meter dari Gedung DPR.Usulan Deplu tersebut disampaikan oleh Dirjen Protokoler Deplu Andrio kepada Kepala Biro Humas dan Pemberitaan DPR Riado Simanjuntak pukul 09.00 WIB, Kamis (11/5/2006). Riado lalu menyampaikan usulan Deplu itu kepada Ketua DPR Agung Laksono.Namun Agung tetap menginginkan pertemuan tersebut berlangsung di DPR. "Pak Andrio bilang, sudah menyiapkan tempat (di Hotel Mulia). Tapi pihak DPR masih tetap keberatan," kata Riado pada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pukul 15.45 WIB.Menristek Kusmayanto Kardiman juga telah menawari Agung agar pertemuan digelar di Hotel Mulia. "Tadi malam Menristek sudah telepon Pak Agung. Menristek kan yang selalu mendampingi Presiden Iran," kata Riado.Riado mengaku kaget ketika hari ini pukul 13.00 WIB dia menerima telepon dari seorang anggota Paspampres yang bernama Mayor Sobri, yang menyatakan kunjungan Ahmadinejad ke DPR dibatalkan karena alasan keamanan."Dia bilang di (Universitas) Atmajaya ada massa berkumpul. Ada juga informasi intelijen yang menyatakan keamanan tidak terjamin," kata Riado.Riado lalu menyampaikan informasi tersebut kepada pimpinan DPR serta anggota DPR yang telah menunggu kedatangan Ahmadinejad.
(nrl/)











































