Kota Bandung Sudah Tergolong Darurat Sampah

Kota Bandung Sudah Tergolong Darurat Sampah

- detikNews
Kamis, 11 Mei 2006 16:13 WIB
Bandung - Kota Bandung sudah tergolong darurat sampah. Tumpukan sampah di berbagai sudut kota telah mengganggu pariwisata dan perdagangan. "Ini sudah tergolong darurat sampah," kata Wakil Gubernur Nu'man Abdul Hakim saat ditemui di kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Kamis (11/5/2006). Untuk menangani darurat sampah ini, kata Nu'man, akan dibuka tempat pembuang akhir sampah (TPA) di daerah Cicalengka, Nagrek, Kabupaten Garut. Namun tentang penanganan sampah ini, kata Nu'man, Pemprov Jabar tidak bisa mengintervensi Pemerintahan Kota (Pemkot) Bandung. Di era otonomi saat ini, Pemprov tidak memiliki kewenangan untuk menekan Pemkot Bandung."Konsep penyelesaian sampah antara Kota/Kabupaten Bandung dan Cimahi sudah selesai. Kita akan percepat. Ada bantuan dari Malaysia juga," ujar dia. Dia mengaku hingga saat ini telah terjadi perbedaan persepsi mengenai pengelolaan sampah di masing-masing pemerintahan daerah. Menurut dia, saat ini seharusnya pihak pemerintahan daerah tak hanya menangani sampah dengan pola mengumpulkan dan membuang, namun pengelolaan sampah mesti dilakukan dengan konsep memilah dan mengolah.Saat ini, kata dia, bantuan-bantuan untuk menangani sampah di Kota Bandung mulai cair. Salah satunya bantuan dari pihak PT Dirgantara Indonesia (PT DI) yang akan menyediakan incinator pembakar sampah di Kota Bandung dan di Kota Cimahi.Namun, incinator tersebut masih berukuran kecil dan masih dalam percobaan. Jika alat tersebut efektif untuk menangani sampah, Pemprov Jabar akan membantu dalam penyediaan incinator dalam kapasitas banyak. (asy/)


Berita Terkait