Tumpukan Sampah 3 Meter, Pedagang di Bandung Tutup Kios
Kamis, 11 Mei 2006 15:43 WIB
Bandung -
Krisis sampah di Bandung masih belum terselesaikan. Di Pasar Cihaur Geulis, Jl. Surapati, Bandung, ketinggian gunungan sampah mencapai 3 meter. Wuih! Sejumlah pedagang yang memiliki kios di sekitar sampah terpaksa tidak berdagang. Baunya itu lho ... Pemantauan detikcom ada sekitar 30 pedagang sayuran dan daging ayam di pasar ini yang memilih menutup kios dan lapaknya, karena tertutup gunungan sampah ini. Sampah di pasar ini menggunung dan menguasai setengah halaman depan pasar tersebut. "Tapi tetap saja retribusi sampah ditarik petugas. Tiap hari kami menyetor 1.000 perak," kata pedagang makanan, Yono saat ditemui di Pasar Cihaur Geulis, Kamis (11/05/2006). Gunungan sampah di pasar ini memang mengganggu banyak orang. Bau busuknya sungguh menyengat. Orang-orang yang melalui tumpukan sampah ini selalu tutup hidung. Selain itu, yang mengerikan, belatung berwarna putih juga sudah beranak pinak di sampah tersebut. Bahkan, belatung-belatung ini berjalan-jalan ke lapak-lapak pedagang yang masih buka. Kondisi ini jelas menyebabkan turunnya penghasilan mereka. Bila dalam keadaan normal, ia mengaku tiap harinya bisa membawa keuntungan bersih sebesar Rp 100 Ribu, namun sejak ada gunungan sampah, penghasilan mereka pun turun drastis. Kini mereka terpaksa hanya menerima keuntungan sebesar Rp 30 Ribu tiap harinya.Sampah-sampah tersebut sejak 2 bulan terakhir ini tak pernah diangkut dan dibersihkan oleh PD Kebersihan Kota Bandung. Sampah-sampah yang berada di Pasar Cihaur Geulis tak hanya berasal dari pasar saja, namun juga dari masyarakat sekitar pasar. "Kemarin dada saya sesak. Mual-mual," ujar Yono. Pedagang lainnya juga sudah merasakan gejala tak sehat ini juga, seperti dialami Yono. Para pedagang yang berada persis berhadapan dengan tumpukan sampah mengaku sudah sakit pusing dan muntah-muntah. "Pasar buku di ruang atas sudah tidak dikunjungi lagi. Ada sekitar 40 jongko yang sepi pembeli," ujar dia kesal.Dari pengamatan detikcom di lokasi pasar, saat ini tangga menuju lantai 2 yang diisi oleh penjual buku ini sudah terhalangi oleh tumpukan sampah. Selain itu, saat ini kondisi pasar pun becek dan air sampah juga mengalir ke mana-mana.
(asy/)










































