Kalla Minta Separo Warga Lereng Merapi Radius 12 Km Dievakuasi
Kamis, 11 Mei 2006 15:25 WIB
Magelang - Peningkatan aktivitas Gunung Merapi membuat Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut was-was. Ia pun menginstruksikan kepada Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto dan Gubernur DIY Sri Sultan HB X untuk mengintensifkan evakuasi."Dari radius 12 KM, minimal setengah dari penduduk harus dikosongkan. Bila status Merapi dinyatakan awas, maka radius 12 Km (dari puncak Merapi) wajib dikosongkan," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di Pendopo Merapi, kediaman Bupati Magelang, Mungkid, Jawa Tengah, Kamis (11/5/2006).Keputusan diambil setelah mendapatkan paparan dari Bupati Magelang Singgih Prayitno, Bupati Sleman Ibnu Subiyanto dan Kepala BPPTK Ratdomopubo dalam rapat terbuka di Pendopo Merapi. Usai pemaparan, Kalla beserta pejabat terkait mengadakan rapat tertutup selama 1,5 jam.Status awas Merapi yang sedianya diumumkan Wapres yang juga Ketua Bakornas di Pendopo Bupati Magelang ditunda dengan alasan belum cukup alasan untuk menaikkan status Merapi. Namun, diakui Kalla, Merapi saat ini memasuki masa krisis II.Bila status Merapi dinaikkan menjadi awas, diperkirakan dua hari berikutnya Gunung Merapi akan meletus. Untuk itulah, evakuasi pengungsi diharapkan semakin intensif.Data yang diperoleh detikcom, bila Merapi dinyatakan awas dan pada radius 12 Km dikosongkan, maka untuk wilayah Sleman sedikitnya ada 4.000 jiwa yang harus diungsikan, sedangkan untuk wilayah Magelang ada 23.000 jiwa yang harus mengungsi.
(jon/)











































