Paspampres Dikecam Larang Ahmadinejad Kunjungi DPR
Kamis, 11 Mei 2006 14:55 WIB
Jakarta - Pimpinan DPR, fraksi-fraksi dan komisi mengaku kecewa Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad batal berkunjung ke Gedung DPR. Kecaman keras dilayangkan kepada Paspampres yang mengeluarkan larangan.Alasan adanya demo di depan gerbang Gedung DPR yang dijadikan kendala keamanan kunjungan Ahmadinejad dinilai tidak masuk akal dan sangat berlebihan.Alasan itu juga dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap rakyat Indonesia. Karena para pendemo dipastikan tidak akan menghalangi pertemuan tersebut."Kami semua kecewa. Paspampres yang melarang ke sini gara-gara demo. Itu ketakutan yang berlebihan," kata Sekretaris FPPP Lukman Hakiem kepada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/5/2006).Sekitar pukul 13.25 WIB atau lima menit sebelum jadwal kunjungan Ahmadinejad, Paspampres menghubungi koordinator keamanan DPR yang sedang menyiapkan penyambutan untuk mengabarkan pembatalan tersebut. Informasi pembatalan itu langsung disampaikan kepada Ketua DPR Agung Laksono.Saat itu juga Agung langsung mengontak Panglima TNI Marsekal Djoko Soeyanto untuk meminta klarifikasi soal keamanan sebagai alasan pembatalan kunjungan Ahmadinejad. "Panglima bilang nggak tahu," ungkap Lukman.Dibeberkan Lukman, semua pimpinan DPR, fraksi dan komisi sebetulnya sudah siap menyambut Ahmadinejad setengah jam sebelum kedatangannya. Rencananya DPR akan menyampaikan dukungan dan masukan kepada Iran soal program nuklirnya. Namun gara-gara informasi Paspampres, Ahmadinejad akhirnya batal berkunjung."Kita kecewa berat sama Paspampres. Itu sama saja dengan menghina rakyat Indonesia," kata Lukman.Lukman juga mengakui Agung dan pimpinan dewan lainnya sebetulnya memang diundang ke Hotel Mulia untuk bertemu Ahmadinejad. Namun Agung memutuskan tidak hadir karena secara etis, RI adalah tuan rumah.
(umi/)











































