Ical Puji Antisipasi Bencana Merapi
Kamis, 11 Mei 2006 14:23 WIB
Yogyakarta - Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie memuji antisipasi bencana Merapi. Salah satu upaya antisipasi yang telah dilakukan adalah meminta warga yang tinggal berdekatan dengan puncak untuk segera mengungsi."Meski Merapi itu selalu aktif dan rutin meletus setiap 4-5 tahun, kami berharap tidak ada korban jiwa. Karena itu semuanya harus disiapkan dan diantisipasi dengan baik," kata Aburizal kepada wartawan di sela-sela kunjungan di barak pengungsi Dusun Watuadeg Desa Purwobinangun Kecamatan Pakem, Sleman, Kamis (11/5/2006).Ical, panggilan akrabnya, memuji langkah-langkah antisipatif yang dilakukan empat kabupaten yakni Sleman, Magelang, Boyolali dan Klaten dalam menangani pengungsi dan menyiapkan berbagai keperluan untuk pengungsi. Meski diakui ada beberapa warga yang belum bersedia mengungsi dengan berbagai alasan. "Ya, memang masih ada, tapi kita tetap harus mengantisipasinya agar tidak jatuh korban," katanya.Menurut dia, pemerintah melalui Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (Bakornas PBP) memberikan bantuan ke empat kabupaten rawan bencana Gunung Merapi. Hanya saja dia tidak menyebutkan jumlah pasti dana yang diberikan kepada masing-masing pemerintah daerah.Untuk menanangani bencana Merapi, katanya, pihaknya telah bekerjasama dengan Departemen Sosial, Departemen Kesehatan dan Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah. Semua departemen sudah melakukan koordinasi ketika Merapi telah ditetapkan status Siaga."Semua kita koordinasikan dengan baik dan akan kita pantau terus, Depsos sudah menyalurkan bantuannya, Depkes juga sudah dan Kimpaswil bersama pemerintahkabupaten juga sudah memperbaiki jalan-jalan yang rusak sehingga memudahkan dan memperlancar jalur evakuasi," demikian Ical.
(nrl/)











































