Kontras Sambut Positif Indonesia Masuk Dewan HAM PBB
Kamis, 11 Mei 2006 09:30 WIB
Jakarta - Masuknya Indonesia menjadi anggota Dewan HAM PBB mendapat sambutan positifkalangan LSM penggiat penegakan HAM. Diharapkan hal ini bisa menjadi pertanda baik bagi penegakan HAM di Indonesia."Saya kira positif. Saya ucapkan selamat bagi diplomat-diplomat di luar negeri yang memperjuangkan ini," ujar Koordinator Kontras Usman Hamid dalam pembicaraan dengan detikcom Kamis (11/05/06).Masuknya Indonesia menunjukkan pengakuan internasional bahwa semakin membaiknya penegakan HAM di Indonesia di bawah kepemimpinan SBY."Hal ini mungkin karena Indonesia di mata dunia internasional dilihat banyak meratifikasi kovenan-kovenan internasional tentang HAM, hak anak, hak perempuan, dan sebagainya," tutur Usman Hamid.Akan tetapi lanjut Usman, penerimaan ini seharusnya tidaklah membuat pemerintah berbesar hati. Di sana-sini masih terjadi pelanggaran HAM dan pemaksaan pendapat terhadap orang lain."Namun saya berharap ini menjadi titik perhatian pemerintah untuk lebih meningkatkan lagi perlindungan HAM. Kalau tidak, kita akan dicemooh oleh luar negeri. Jangan sampai bertolak belakang antara gambaran yang muncul di luar negeri dengan apa yang terjadi di dalam negeri. Kasus Ahmadiyah, kasus sweeping, kasus kekerasan sipil di Indonesia, dan kasus di Makassar kemarin, merupakan keadaan-keadaan yang harus diperbaiki," terang Usman.Lebih jauh, Usman mengingatkan pemerintah jangan sampai terjadi paradoks. Di satu sisi diakui dunia internasional dalam upayanya memperjuangkan HAM, namun pada saat yang sama berbagai persoalan HAM sampai saat ini tak terselesaikan."Yang terbaru, orang yang paling bertanggung jawab terhadap banyak pelanggaran HAM, yaitu Soeharto justru proses hukumnya dihentikan tanpa memperhatikan hak-hak korban yang belum mendapatkan keadilan," tandas Usman Hamid.
(ahm/)











































