Sultan HB X Mengaku Jenuh Ngurusi Merapi

Sultan HB X Mengaku Jenuh Ngurusi Merapi

- detikNews
Kamis, 11 Mei 2006 01:08 WIB
Semarang - Hingga kini, Gunung Merapi yang berada di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah itu belum juga meletus. Tak hanya pengungsi yang jenuh karena terlalu lama di pengungsian, tapi juga yang mengurusi pengungsi atau pemerintah.Demikian dikatakan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X usai mengikuti Otonomi Award yang diadakan Jawa Pos Grup di Hotel Patra Jasa Semarang, Jl. Sisingamangaraja, Rabu (10/5/2006) malam."Kalau pengungsi jenuh, ya wajar. Yang ngurusi saja ikut jenuh. Kita kan sama-sama menunggu (Merapi meletus) sekian lama," kata Sultan.Sultan berharap pengungsi bersabar dan berdoa. Kejenuhan bisa dihilangkan denganberagam aktifitas yang produktif. Misalnya, belajar kerajinan, bertukar pikiran dengan warga lain, dan lain-lain.Meski aktifitas Merapi terus meningkat, Sultan mengizinkan pengungsi kembali kerumah pada waktu-waktu tertentu. Namun tidak bagi orang tua, wanita hamil atauanak-anak. "Di Yogya, pada pagi hari beberapa pengungsi pulang ke rumah. Nggak apa-apa," imbuhnya.Sultan menjelaskan, sebetulnya situasi di Merapi selalu sama dari waktu ke waktu. Gunung teraktif di dunia itu tak pernah menunjukkan letusan secara total, tapi hanya lelehan-lelehan lava pijar. Namun demikian, kondisi itu membuat warga selalu khawatir."Dulu, media massa tidak terbuka seperti sekarang. Jadi kondisi Merapi tak begitu terekspos. Sekarang kan sudah terbuka, wajar muncul kekhawatiran yang berlebihan. Padahal dari dulu sampai sekarang kondisi ya sama saja," paparnya.Sultan yakin, warga sekitar Merapi sudah sangat paham dengan situasi daerahnya.Mereka lebih tahu bagaimana karakteristik Merapi. Karena itu, lanjut Sultan, pihaknya tidak terlalu khawatir dengan peningkatan aktifitas Merapi."Kita terus berkoordinasi dan sudah berbagi tugas dengan para bupati. Mereka punya Satkorlak yang sewaktu-waktu langsung difungsikan sesuai situasi," jelasnya.Terakhir, ketika ditanya soal kapan Merapi meletus, Sultan menjawab sambiltersenyum,"Yo, mbuh. Aku ra ngerti (Ya entah. Saya tidak tahu)," katanyasambil meninggalkan lokasi acara. (ahm/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads