PKS Desak Museum Holocaust Yahudi Ditutup: Tak Ada Relevansi dengan RI

ADVERTISEMENT

PKS Desak Museum Holocaust Yahudi Ditutup: Tak Ada Relevansi dengan RI

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 02 Feb 2022 07:31 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Bukhori Yusuf (Dok. Istimewa)
Foto: Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Bukhori Yusuf (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Museum Holocaust Yahudi pertama di Indonesia rencananya akan didirikan di Sulawesi Utara. Ketua DPP PKS, Bukhori Yusuf meminta agar museum tersebut ditutup lantaran tidak memiliki relevansi dengan sejarah Indonesia.

"Menurut saya museum holocaust tidak memiliki relevansi dengan sejarah dan perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia," kata Bukhori saat dihubungi, Rabu (2/2/2022).

Anggota Komisi VIII DPR ini meminta agar pemerintah mempertimbangkan untuk menuntup museum tersebut. Dia meyakini museum tersebut tidak begitu penting bagi Indonesia.

"Tidak penting ada di negeri kita, baiknya ditutup saja," ucapnya.

Lebih lanjut, Bukhori menilai jika pemerintah tetap membiarkan pembangunan museum tersebut, berarti secara tidak langsung mengakui keberadaan bangsa Yahudi. Dia menyebut musuem tersebut pertanda pembaiatan terhadap kemanusiaan dan penjajahan oleh bangsa Yahudi.

"Saya kira secara tidak langsung kita mengakui keberadaan bangsa Yahudi dengan kekejamannya di depan mata, berarti kita rela atas pembaiatan terhadap kemanusiaaan dan penjajahan oleh bangsa Yahudi, padahal kita Pancasila anti-penjajahan dan berjanji berantas penjajahan," ujarnya.

Simak video 'Museum Prabu Siliwangi yang Punya Koleksi Rambut Nabi Muhammad SAW':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya soal museum holocaust Yahudi di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT