ADVERTISEMENT

Kaget, Ainun Najib Buka Suara Namanya Disebut Jokowi di Acara PBNU

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 01 Feb 2022 09:59 WIB
Jakarta -

Joko Widodo (Jokowi) menyebut nama Ainun Najib dalam acara Pengukuhan Pengurus Besar dan Harlah Ke-95 PBNU. Jokowi mendorong PBNU 'membajak' praktisi teknologi di bidang data sains itu dari perusahaan Singapura.

Najib sendiri mengaku tak menyangka ketika namanya disebut dalam forum mulia tersebut. Dia hanya mengharapkan yang terbaik.

"What a bizarre day alhamdulillah bersyukur tidak menyangka, recognized & mentioned by name, oleh Presiden Jokowi di forum mulia pengukuhan pengurus @nahdlatululama. Semoga yang terbaik, selamat dunia akhirat bermanfaat bagi umat," kata Ainun Najib melalui akun Twitternya, Selasa (1/2/2022). detikcom telah mendapat izin untuk mengutip cuitan ini.

Tak lupa, Ainun Najib juga mengunggah foto mie rebus rasa soto. Menurutnya, menu ini adalah penutup sempurna setelah namanya disebut Presiden Jokowi.

"Agar sempurna ditutup dengan Indomie soto ayam," lanjutnya.

Jokowi Minta PBNU 'Bajak'

Sebelumnya, dalam forum kemarin, Jokowi membayangkan NU nantinya bisa memiliki platform teknologi. Misalnya, platform edutech yang bisa memfasilitasi jutaan santri untuk mengaji.

"Saya membayangkan ini segera, NU memiliki platform edutech yang juga mempunyai platform learning management system yang andal. Yang memfasilitasi jutaan santri untuk mengaji dari semua kiai-kiai besar, ilmuwan, teknolog, dan entrepreneur," kata Jokowi di Balikpapan, Senin (31/1/2022).

Bercerita tentang salah satu anak muda NU yang berkarier di perusahaan Singapura, Jokowi menyebut nama Ainun Najib. Warga NU itu dikenal sebagai praktisi teknologi di bidang data sains.

"Saya kenal satu orang, yang lain masih banyak. Beliau ini kerja di Singapura. Sudah lama, 7 tahun yang lalu. Ngerjain ini semuanya apa pun bisa. Namanya Mas Ainun Najib. Masih muda sekali. NU," ungkapnya.

Jokowi mengatakan Ainun Najib digaji sangat tinggi di perusahaan Singapura. Tapi, menurutnya, Ainun Najib bisa dibawa jika kiai NU yang berbicara kepadanya.

"Tapi di sana gajinya sangat tinggi sekali. Jadi kalau di sini harus bisa menggaji yang lebih gede daripada yang di Singapura. Ini tugasnya nanti Pak Kiai. Kalau beliau yang ngendiko (berbicara), digaji berapa pun, bismillah pasti mau," ungkapnya.

Diketahui, Ainun Najib saat ini bekerja di sebuah perusahaan teknologi di Singapura. Ainun Najib dikenal sebagai inisiator beberapa gerakan pengawasan data, dari Kawal Pemilu hingga Kawal COVID.

Setelah lulus dari NTU, ia bergabung dengan IBM Singapura sebagai software engineer. Kini, ia menjabat Head of Analytics, Platform & Regional Business di Grab Singapura.

(rdp/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT